‘Sonic the Hedgehog’ Tandai Kembalinya Jim Carey ke Dunia Film

Jim Carrey saat menghadiri pemutaran perdana film 'Sonic the Hedgehog' di Berlin, Jerman, 28 Januari 2020. (Foto: dok).

HOLLYWOODSonic the Hedgehog” mulai diputar di bioskop-bioskop di Amerika pada tanggal 14 Februari lalu. Film ini juga menandai kembalinya aktor Jim Carey ke dunia film setelah istirahat selama beberapa tahun belakangan ini.

Jim Carey kembali menghibur penggemarnya lewat film “” yang dirilis di Amerika beberapa waktu lalu.

Kali ini aktor asal Kanada yang kini berusia 58 tahun berperan sebagai Dr. Ivo Robotnik, penjahat yang berupaya mati-matian untuk menangkap “Sonic the Hedgehog”, si landak biru yang bisa bergerak luar biasa cepat. Film ini diadaptasi dari permainan klasik video games SEGA yang dirilis pada tahun 1991.

Read More
banner 300x250

“Sonic the Hedgehog” merupakan debut pertama sutradara Jeff Fowler, yang mengajak Jim Carey untuk memerankan penjahat jenius yang memiliki IQ 300.

“Pertemuan kami yang pertama berlangsung dengan sangat baik. Saya memberi gambaran tentang film, gaya dan karakter kepada Carey. Kami berbicara tentang Dr. Robotnik yang memiliki IQ 300. Anda langsung dapat melihat raut wajah Carey yang berubah. Ia langsung memunculkan ide-ide dalam pertemuan kami yang pertama. Anda dapat merasakan bahwa Carey akan senang memerankan karakter ini,” jelasnya.

Kesempatan untuk berakting dalam film ini tidak disia-siakan Jim Carey. Katanya, inilah kesempatan untuk memperlihatkan kecemasan publik tentang penggunaan kecerdasan buatan.

“Untungnya kita memasuki sebuah era di mana kita semua menguatirkan kecerdasan buatan dan bagaimana kecerdasan buatan akan mengambil alih segalanya. Jadi ini merupakan karakter yang bagus untuk diperankan, karena saya dapat memanfaatkan kekuatiran itu seperti misalnya menanam microchip di kepala orang dan mobil yang bisa berjalan sendiri. Jika mengikuti pola pikir Robotnik, ia akan mengambil alih kemudi dan menabrakan Anda ke pohon,” komentarnya.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, beberapa studio film mengangkat kisah tokoh utama dalam video games ke layar lebar, seperti halnya Sonic si landak biru berkekuatan super cepat.

Film “Rampage” yang diperankan Dwayne Johnson dan Naomi Harris dan dirilis pada tahun 2018, diadaptasi dari permainan video games “Rampage”yang diluncurkan pertama kali pada tahun 1986.

Musim panas lalu, studio Legendary dan Warner Bros merilis “Pokemon; Detective Pikacu” yang mampu menghasilkan pendapatan sebesar 141 juta dolar untuk pemutarannya di Amerika dan sebanyak 431 juta dolar dari pemutaran bioskop di seluruh dunia.

Masih banyak lagi film yang diadaptasi dari video games di antaranya “Tomb Raider”, “Super Mario Bros” dan “Angry Birds Movie 2”. [**]

Sumber Berita dan Foto: VoA Indonesia

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60