SOKSI Gorontalo Bantu Pemprov  Salurkan Paket Sembako Bagi Warga

Soksi
Ishal Liputo, Sekretaris Dewan Pembina SOKSI Gorontalo. Saat membagikan voucher embako Kepada Warga yang terdampak pandemi Covid-19 di Kota Gorontalo. (Foto: Aan)

GORONTALO – Dewan Pimpinan Daerah Serikat Organisasi Karyawan Swadiri Gorontalo (DEPIDAR-SOKSI) membagikan bantuan sembako bagi warga terdampak covid-19. Bantuan itu diberikan dalam peringatan HUT SOKSI ke 60,Rabu (20/5/2020).

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako sejumlah 195 yang diberikan ke warga yaitu Tamalate,Moodu, serta kelurahan Padebuolo.

“Pada Harlah ke-60 SOKSI ini kami dari Depidar SOKSI Gorontalo membagikan paket sembakos sejumlah 195 bagi warga yang sama sekali belum menerima bantuan apapun dari pemerintah” Jelas , Sekretaris Dewan Pembina SOKSI Gorontalo.

Read More

Ishak mengatakan bantuan paket sembako itu diperoleh dari bantuan Gubernur Gorontalo yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina SOKSI.

“Kapasitas SOKSI pada kegiatan kali ini untuk membantu pemerintah menyalurkan bantuan sembako, setelah sebelumnya kami dari pengurus telah bermohon dan Alhamdulillah disetujui. Namun kami dari SOKSI sendiri sudah menyalurkan bantuan serupa dengan dana swadaya dari anggota-anggota SOKSI yang ada” Ungkap Ishak.

Sementara itu Sekretaris SOKSI Kota Gorontalo Adhie Pala juga menyampaikan dalam penyaluran sembako ini SOKSI telah melakukan koordinasi dengan lurah dari 3 wilayah yang ada. Penyaluran bantuan dilakukan melalui pembagian  voucher. Nantinya para penerima akan menukarkan voucher tersebut di setiap kelurahan setempat.

“kami dari SOKSI Kota Gorontalo tetap menghargai pemerintah kelurahan setempat dengan melakukan koordinasi, untuk memintakan data-data warga yang belum menerima bantuan apapun dari pemerintah. Sedangkan untuk mekanisme penyaluran kami masih berikan voucher, dan nanti voucher tersebut akan ditukarkan oleh penerima bantuan di kelurahan mereka masing-masing” Ungkap Adhie.

Ia juga berharap setiap organisasi baik itu organisasi politik maupun non politik, ketika akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat agar mengedepankan asas kebersamaan dan keadilan.

“Kami mengharapkan bagi siapa saja yang ingin menyalurkan bantuan bagi masyarakat, silahkan menyalurkan sendiri tetapi tetap harus mengedepankan asas kebersamaan dan keadilan. Itu wajib dilakukan agar warga yang dibantu adalah warga yang benar-benar belum mendapatkan bantuan sama sekali” Tutup Adhie. (Adv-KT10)

Related posts