Pojok6.id (Gorontalo) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, berharap melalui Diklat Pengembangan Inovasi Konten Pembelajaran dan Metode Pembelajaran, mampu meningkatkan kreativitas guru SMA Negeri 2 Limboto.
Hal itu disampaikan Kadis Dikbud Rusli Nusi, saat membuka secara resmi Diklat Pengembangan Inovasi Konten Pembelajaran dan Metode Pembelajaran “Meramu Konten, Merawat Metode, Menguatkan Pembelajaran” SMAN 2 Limboto, Minggu (21/12/2025), bertempat di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo.
“Pembelajaran yang kreatif, kontekstual dan berpusat pada murid adalah kunci untuk menyiapkan generasi Gorontalo yang unggul, berkarakter dan berdaya saing,” ucap Kadis Dikbud Provinsi Gorontalo, Rusli Nusi dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, bahwa pendidikan hari ini menuntut para guru untuk tidak lagi sekadar mengajar, tetapi menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna. Sehingga inovasi dalam konten pembelajaran dan metode pembelajaran bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
“Guru dituntut mampu merespon perubahan zaman, karakter murid, serta perkembangan teknologi tanpa kehilangan nilai budaya dan jati diri daerah. Oleh karena itu, kegiatan diklat ini menjadi ruang strategis bagi para guru untuk saling belajar, berbagi praktek baik, serta memperkuat kompetensi profesional,” tegasnya.
Selain itu, ia juga berharap melalui kegiatan diklat ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi mampu juga melahirkan gagasan inovatif yang diterapkan langsung di kelas.
“Saya mengapresiasi SMAN 2 Limboto, yang telah mengambil peran aktif sebagai penggerak peningkatan mutu pembelajaran melalui kegiatan ini. Inisiatif seperti inilah yang kita harapkan tumbuh dan menyebar di seluruh satuan pendidikan,” pungkasnya. (Adv)








