Pojok6.id (Limboto) – Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, meresmikan Pondok Pesantren Yayasan Al Fairuz, di Desa Pantungo, Minggu (22/02/2026).
Dalam sambutannya, Sekda Sugondo menjelaskan, latar belakang pendirian Ponpes Al Fairuz yang dirintis atas dasar ikatan kekeluargaan yang tulus.
Ia berharap langkah awal ini bisa menjadi tonggak besar di masa depan, layaknya Pondok Pesantren Gontor yang juga bermula dari inisiatif tiga bersaudara.
Lebih jauh, pemerintah daerah berharap Ponpes Al Fairuz memiliki karakteristik unik yang membedakannya dengan institusi lain. Dimana bisa mengangkat nilai-nilai kebudayaan lokal Gorontalo ke dalam kurikulum pendidikan pesantren.
“Jika nilai kebudayaan Gorontalo mampu dikembangkan di sini, maka hal itu akan sangat selaras dengan falsafah daerah kita, yaitu Adat bersendi Syara, Syara bersendikan Kitabullah. Kami ingin pesantren ini menjadi tempat di mana agama dan budaya berjalan beriringan,” harapnya
Secara filosofis, ia juga menjelaskan arti di balik nama “Al Fairuz” yang merujuk pada batu permata berwarna biru, yang memancarkan cahaya.
“Cahaya tersebut, dimaknai sebagai simbol pencerahan melalui amal pendidikan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat banyak,”ujarnya
Ia menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Sofyan Puhi, yang berhalangan hadir secara langsung karena harus bertolak ke Jakarta untuk tugas daerah. Namun, Sugondo menekankan betapa besarnya perhatian Bupati terhadap pendirian pesantren ini.
“Bapak Bupati memberikan perhatian yang sangat serius untuk acara ini. Ia bahkan hingga tiga kali mengingatkan saya, agar memastikan diri hadir sebelum ia berangkat. Ini menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia melalui jalur pesantren adalah prioritas pemerintah,” tegasnya. (adv)








