Program Penurunan Stunting Kabupaten Gorontalo Jadi Rujukan Nasional

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo diundang oleh Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, sebagai narasumber pada Destiminasi Produk Pengetahuan Advokasi Penanggulangan Kemiskinan di Daerah, di Jakarta, Selasa (30/04). Foto: Dok.Humas

Limboto menjadi salah satu kabupaten percontohan karena berhasil menurunkan angka stunting cukup signifikan. Saat ini Kabupaten Gorontalo sedang menjadi pilot project dari Kementerian Kesehatan, terkait pencegahan stunting secara Nasional.

Inovasi atau cara-cara Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Kesehatan terintegrasi dengan OPD terkait dalam mengatasi stunting, menjadi rujukan nasional. Bahkan Kemenkes pada tahun kemarin sudah mengambil data statistik untuk dipelajari, karena mereka sangat tertarik dengan inovasi-inovasi Pemkab Gorontalo dalam mengatasi stunting.

Bupati Gorontalo kembali diundang oleh Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, sebagai narasumber pada Destiminasi Produk Pengetahuan Advokasi Penanggulangan Kemiskinan di Daerah, Selasa (30/04/2019).

Read More
banner 300x250

Selain Bupati Nelson, ada narasumber lainnya yakni, Bupati Pasaman Barat, Sekda Lombok Utara, perwakilan Wali Kota Surabaya, Wali Kota Bandung, Trenggalek dan Banyumas. Kegiatan tersebut berlangsung di JS Luwansa Hotel conference center Jakarta Pusat.

Penurunan angka stunting di Kabupaten Gorontalo kata Nelson, memang sangat signifikan. Pada tahun 2013, angka stunting di Kabupaten Gorontalo masih berada di angka 40 persen. Ketika inovasi yaitu pada tahun 2015, angka tersebut turun menjadi 37 persen, selanjutnya di tahun 2016 menjadi 32 persen, serta tahun 2017 berada di angka 24 persen.

“Sangat drastis, karena pada tahun 2018 justru turun lagi hingga mencapai angka 5 persen. Hanya memang pencegahan dan penanganan stunting ini tidak dalam waktu singkat. Butuh waktu bertahap, tetapi apa yang kami capai memang sangat cepat sekali,” kata Bupati Nelson pada kegiatan tersebut.

Bupati Nelson mengatakan, apa yang dicapai Kabupaten Gorontalo memang sangat signifikan. Bahkan katanya, bukan hanya angka stunting yang menurun drastis, kemiskinan pun berbarengan turun dalam tiga tahun terakhir.

“Strategi Penurunan Stunting, sejak tahun 2014 sampai Tahun 2018, diantaranya Tim G-Gas, PSIA, Wisuda Balita, Saung Germas, Syiar Germas, Si Dora, Gema Penting, Pokja Stunting serta diperkuat oleh Dukungan Regulasi dan Dukungan Anggaran,” pungkas Nelson. (adv/KT-03)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60