Pramuka Gorontalo Mulai Terapkan Sistem Digital, Perkuat Pembinaan Karakter

Sugondo Makmur saat membuka Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar (KMD) Golongan Penggalang. Foto Istimewa

Pojok6.id (Limboto) – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo mulai menerapkan sistem digital, dalam pendidikan dan pelatihan pembina melalui E-Diklat Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar (KMD) Golongan Penggalang.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo itu, dibuka Bupati Gorontalo yang diwakili Sekretaris Daerah Sugondo Makmur.

Sekda Sugondo menilai penguatan pembinaan Pramuka tetap penting di tengah perkembangan teknologi.

Read More
banner 300x250

“Ini wujud komitmen bahwa Kabupaten Gorontalo adalah Kabupaten Gerakan Pramuka. Pramuka bukan sekadar kegiatan, tetapi menjadi bagian dari pembentukan karakter masyarakat,” kata Sugondo

Sugondo juga mendorong kepala sekolah selaku Kamabigus memperkuat pembinaan Pramuka, agar nilai Tri Satya dan Dasa Darma diterapkan dalam kehidupan peserta didik.

Ia menjelaskan digitalisasi mencakup pendaftaran, verifikasi administrasi, hingga pelaporan melalui platform resmi Ayo Pramuka yang terintegrasi dengan Kwartir Nasional (Kwarnas). Sistem ini juga mendukung penerbitan sertifikat berpenomoran resmi, yang terhubung ke basis data Kwarnas.

“Digitalisasi ini bukan sekadar ikut tren teknologi. Bagi sekolah dan pembina Pramuka, sistem ini membuat proses pendidikan lebih rapi, mudah ditelusuri, dan dipertanggungjawabkan, sehingga kualitas pembinaan karakter peserta didik ikut terjaga,” ungkapnya

Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru, mengatakan penerapan E-Diklat sekaligus memperbaiki tata kelola pendidikan kepramukaan.

“Penggunaan sistem digital dan fitur E-Diklat bukan sekadar adopsi teknologi, tetapi bagian dari komitmen transformasi digital Gerakan Pramuka,” tambah Roman

Menurutnya, sistem tersebut membuat proses pendidikan pembina memiliki rekam administrasi yang terintegrasi, sehingga lebih mudah ditelusuri dan dipertanggungjawabkan.

KMD Gelombang I Tahun 2026 diikuti 181 peserta, terdiri atas 123 peserta KMD Golongan Penggalang dan 58 peserta Kursus Orientasi Majelis Pembimbing. Kegiatan berlangsung sekitar 20 hari dan dibagi dalam empat gelombang. (adv)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60