Pojok6.id (Partai) – Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo menetapkan Erwinsyah Ismail, sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo periode 2026–2031 secara aklamasi. Penetapan tersebut menjadi penanda dimulainya konsolidasi internal partai, untuk memperkuat organisasi menghadapi agenda politik mendatang.
Musda yang mengusung tema “Konsolidasi Demokrat: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan” itu digelar di Hotel Fox Gorontalo, Minggu (5/7/2026), dan dihadiri jajaran pengurus DPP, DPD, DPC Partai Demokrat se-Provinsi Gorontalo serta sejumlah tamu undangan.
Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan, mengatakan pelaksanaan Musda berlangsung aman, tertib, dan menghasilkan keputusan secara aklamasi.
“Alhamdulillah Musda V DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo telah berhasil dilaksanakan dengan aman, tertib, dan lancar. Kita telah menyaksikan bersama Bapak Erwinsyah Ismail terpilih sebagai calon tunggal Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo secara aklamasi,” ujar Ossy.
Ia menjelaskan, hasil Musda selanjutnya akan disampaikan kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat sebagai dasar penerbitan Surat Keputusan (SK) penetapan Ketua DPD.
“Dalam waktu dekat hasil Musda ini akan kami laporkan kepada Ketua Umum, untuk segera diterbitkan Surat Keputusan terkait kepemimpinan DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo,” katanya.
Sambil menunggu terbitnya SK dan terbentuknya kepengurusan baru, DPP Partai Demokrat melalui BPOKK akan mengambil alih sementara fungsi kepemimpinan organisasi di tingkat provinsi agar roda organisasi tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Ossy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Musda, termasuk Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, panitia pelaksana, serta seluruh kader Partai Demokrat di Gorontalo.
Menurutnya, Musda V menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal sebagaimana arahan Ketua Umum Partai Demokrat.
“Harapan Ketua Umum adalah menjadikan Musda ini sebagai momentum untuk merapatkan barisan, membangun kekuatan, dan merebut kemenangan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa sesuai mekanisme organisasi, hasil Musda baru menetapkan Erwinsyah Ismail sebagai calon Ketua DPD. Penetapan resmi tetap menjadi kewenangan Ketua Umum DPP Partai Demokrat.
“Di Partai Demokrat, Musda memberikan pilihan kepada seseorang dengan status sebagai calon. Keputusan mutlak berada di tangan Ketua Umum. Setelah ditetapkan Ketua Umum, barulah diterbitkan Surat Keputusan Ketua DPD dan selanjutnya disusun kepengurusan melalui SK DPP,” jelas Herman.
Dalam arahannya, Herman berpesan kepada Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo terpilih Erwinsyah Ismail, terkait pentingnya menjaga soliditas partai dengan merangkul seluruh kader, baik yang telah lama berjuang maupun kader-kader baru.
“Kalau ada kawan baru, jangan lupa kawan lama. Tidak pernah ada pondasi yang kuat tanpa perjuangan kader-kader lama. Silakan buka karpet biru bagi kader-kader potensial untuk memperkuat partai, tetapi rangkul juga kader-kader lama agar tetap menjadi bagian dari kepengurusan,” pesannya.
Dengan berakhirnya Musda V, Partai Demokrat Gorontalo diharapkan segera memasuki fase konsolidasi organisasi di bawah kepemimpinan baru setelah penetapan resmi oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat. Konsolidasi tersebut diharapkan mampu memperkuat mesin partai hingga ke tingkat akar rumput sebagai modal menghadapi berbagai agenda politik pada masa mendatang.
