Meriahkan Hari Museum Nasional ke-64 : Kenalkan Alat Transportasi Masyarakat Gorontalo Dari Masa ke Masa

Antusias para pelajar didampingi pemandu sekaligus pemateri saat melihat langsung koleksi Pameran Temporer yang dipajang di Museum Purbakala Provinsi Gorontalo. (Foto: Ryan)

Pojok6.id (Gorontalo) – Mengajak generasi muda mengenal sejarah tidak harus selalu melalui buku pelajaran. Melalui Pameran Temporer bertema “Evolusi Transportasi Masyarakat Gorontalo dari Masa ke Masa”, pelajar diajak menelusuri perjalanan perkembangan alat transportasi tradisional, sekaligus mengenal kekayaan sejarah dan budaya daerah.

Pameran ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo, melalui UPTD Museum Purbakala Provinsi Gorontalo, dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Museum Nasional ke-64 tahun 2026.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari kalangan pelajar yang berkesempatan mengikuti pameran. Selain memberikan pengalaman belajar yang berbeda, pameran ini juga membuka wawasan siswa mengenai berbagai alat transportasi, yang pernah digunakan masyarakat Gorontalo pada masa lampau.

Read More
banner 300x250

Sella Fitriyanti Panggidaye, siswa SMKN 1 Gorontalo, mengungkapkan bahwa pameran tersebut memberikan pengetahuan baru yang menarik bagi dirinya dan teman-temannya.

“Pameran ini sangat baik dan menarik bagi saya dan teman-teman. Materi yang dipaparkan mengenai alat transportasi yang ada di Gorontalo sangat membuka wawasan kami,” ungkap Sella.

Menurutnya, setiap materi yang disampaikan memiliki daya tarik tersendiri, karena membantu para siswa mengetahui jenis-jenis alat transportasi pada zaman dahulu, khususnya yang digunakan masyarakat Gorontalo, beserta fungsi dan kegunaannya.

Sella berharap, pengetahuan yang diperoleh melalui pameran tersebut dapat terus diingat dan menjadi bekal, bagi dirinya serta teman-temannya di masa mendatang. Ia juga ingin membagikan informasi yang didapat kepada teman-teman lain, yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan tersebut.

Pengalaman serupa dirasakan Moh. Caesar Khadafi Wadia, siswa SMAN 1 Suwawa. Ia menilai pameran ini sangat berharga karena memberikan pemahaman bahwa masyarakat Gorontalo pada masa lalu telah memiliki alat transportasi tradisional sebelum berkembangnya kendaraan modern seperti mobil, sepeda motor dan bentor (becak motor).

“Pameran ini sangat berharga bagi saya. Dari pameran ini, saya mengetahui bahwa zaman dahulu alat transportasinya bukan hanya mobil, bentor, ataupun motor seperti sekarang, tetapi masyarakat menggunakan alat transportasi tradisional, khususnya di daerah Gorontalo,” jelas Caesar.

Ia berharap kegiatan pameran serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya saat peringatan Hari Museum Nasional. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pelajar dan masyarakat untuk mengenal lebih jauh benda-benda bersejarah serta peninggalan budaya yang dimiliki daerah.

Sementara itu, Kepala UPTD Museum Purbakala Provinsi Gorontalo, Mely Mohamad, menjelaskan bahwa peringatan Hari Museum Nasional ke-64 tahun ini dimeriahkan dengan sejumlah agenda edukatif, yakni sosialisasi museum, pameran temporer, lokakarya edukatif museum, serta peluncuran layanan interaktif berbasis Augmented Reality (AR).

Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung pada 9, 12, dan 13 Oktober 2026. Pencanangan kegiatan telah dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, pada Jumat (9/10/2026).

Mely menjelaskan, rangkaian kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengenalan dan kecintaan masyarakat terhadap museum, terutama di kalangan generasi muda. Melalui pendekatan edukatif dan inovatif, museum diharapkan semakin dikenal sebagai tempat belajar yang mampu menghubungkan masyarakat dengan sejarah serta identitas budayanya.

Ia menegaskan bahwa museum memiliki peran penting bukan hanya sebagai tempat menyimpan benda-benda bersejarah, melainkan juga sebagai ruang pembelajaran, sarana mengenal identitas budaya, dan tempat menumbuhkan kesadaran untuk menjaga warisan budaya Gorontalo.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat hubungan antara museum, sekolah, dan masyarakat, sehingga museum bisa dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pendidikan dan pembelajaran di luar kelas,” harapnya.

Melalui pameran temporer ini, UPTD Museum Purbakala Provinsi Gorontalo berupaya menghadirkan pembelajaran sejarah yang lebih dekat dengan kehidupan generasi muda. Pengenalan terhadap evolusi transportasi diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan pelajar, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap perjalanan sejarah dan kekayaan budaya Gorontalo.

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60