Pojok6.id (Limboto) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus berupaya mempercepat penurunan stunting. Kali ini melalui edukasi “Lebegacor” Intervensi Keluarga Resiko Stunting dan Pelayanan Posyandu, dan KICK OFF Pelayanan KB Moment WCD 2026.
Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. Kamis,(10/9/2026) dibuka langsung Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.
Bupati Sofyan menyampaikan, bahwa agenda ini merupakan wujud nyata dari kolaborasi dan komitmen bersama, dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gorontalo. Menurutnya, upaya penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh pemerintah daerah sendiri
“Penanganannya memerlukan intervensi lintas sektor yang terpadu, sistematis dan berkelanjutan, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha, lembaga keuangan, serta masyarakat,” ucap Sofyan
Sofyan menjelaskan pada tahun ini, BKKBN dan Bank Indonesia telah memberikan dukungan yang sangat berarti kepada pemerintah daerah, dalam memberikan intervensi kepada keluarga beresiko stunting, khususnya melalui bantuan nutrisi dan pangan.
“Dukungan itu telah menjangkau 11 kecamatan di Kabupaten Gorontalo dengan total 1.550 keluarga yang telah memperoleh bantuan melalui ajang sosialisasi atau literasi bersama penanganan stunting dan keuangan,”jelasnya
Literasi dan pemahaman keuangan, khususnya tentang uang rupiah dan pengelolaan keuangan yang bijak, sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Pemahaman yang baik akan membantu masyarakat, dalam memanfaatkan layanan keuangan secara efektif, efisien, aman dan bertanggung jawab.
“Ditetapkannya digitalisasi keuangan maka pelayanan akan semakin cepat, mudah, lebih luas, dan dapat di akses kapan saja selama 1x 24 jam,” katanya
Terakhir, Bupati Sofyan berharap integrasi seperti ini dapat terus dikuatkan dan dilakukan secara berkelanjutan, sehingga setiap keluarga memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang mudah, cepat dan berkualitas.
“Hari ini juga dilaksanakan kick off pelayanan KB gratis serentak. Kegiatan ini menegaskan komitmen kita bersama bahwa pencegahan stunting harus dimuali sejak dini bahkan sebelum terjadinya kehamilan,” pungkasnya. (adv)
