Pojok6.id (Kota Gorontalo) – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, resmi melantik 15 pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Gorontalo masa bakti 2025–2030, dalam sebuah upacara di Bandhayo Lo Yiladia (BLY), Sabtu (3/5/2025).
Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan PMI Provinsi Gorontalo nomor 011/KEP/PMI.GTLO/IV/2025 dan dipimpin langsung oleh Ketua PMI Provinsi Gorontalo, Ishak Liputo.
Sebagai pelindung PMI Kota Gorontalo, Adhan menegaskan komitmennya untuk mendukung sepenuhnya kerja-kerja kemanusiaan organisasi tersebut. Ia juga menyoroti pentingnya peran PMI dalam menjawab berbagai tantangan sosial, khususnya kesiapsiagaan menghadapi bencana serta pemenuhan kebutuhan darah masyarakat.
“Saya selaku Wali Kota Gorontalo yang secara ex officio adalah pelindung PMI Kota Gorontalo, hari ini menyetujui 15 orang pengurus PMI masa bakti 2025–2030. Tentu saja tugas dan tanggung jawab pengurus ini berbeda-beda, namun semuanya mengarah pada pelayanan kemanusiaan yang lebih baik,” ujar Adhan.
Adhan juga mendorong agar PMI menjadikan penanggulangan bencana sebagai program prioritas, mengingat Kota Gorontalo kerap dilanda banjir. Ia meminta organisasi tersebut menghadirkan inovasi dan menjalin kolaborasi lebih luas, utamanya dalam menjawab kebutuhan darah yang terus meningkat di tujuh rumah sakit di wilayahnya.
Sementara itu, Ismail Madjid yang kini menjabat sebagai Ketua PMI Kota Gorontalo, menyampaikan komitmennya untuk bekerja maksimal. Salah satu fokus utamanya adalah menutup kesenjangan antara kebutuhan dan pasokan darah.
“Saat ini, setiap tahun dibutuhkan sekitar 1.200 kantong darah, namun kita baru mampu menyediakan sekitar 800 kantong. Ini menjadi fokus utama kami dalam menjalankan tugas,” ujar Ismail.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Gorontalo, Ishak Liputo, dalam sambutannya turut mempertegas peran strategis PMI yang tidak hanya bergerak dalam pelayanan darah, tetapi juga pendidikan kemanusiaan, pembinaan relawan, hingga kesiapsiagaan terhadap konflik sosial.
Ia mendorong agar PMI Kota Gorontalo mampu menggali potensi sumber daya mandiri, agar organisasi tetap berkelanjutan. Selain itu, Ishak juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan donor darah serta penguatan organisasi secara menyeluruh.
Dengan pelantikan ini, diharapkan PMI Kota Gorontalo mampu tampil sebagai organisasi yang adaptif, responsif, dan siap menjawab tantangan kemanusiaan di masa depan.
