Pojok6.id (Limboto) – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI menyambut baik launching Desa Luwoo Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo sebagai desa kreatif digital.
Hal itu disampaikan Restog Krisna Kusuma selaku Staf Ahli Bidang Pendanaan dan Pembiayaan Kementerian Ekonomi Kreatif, saat melaunching, Sabtu (12/9/2026), di Gedung Plut UMKM.
“Launching desa kreatif digital ini sangat penting. Kami di Kementerian punya salah satu program adalah desa kreatif, dan kami berharap ada pertumbuhan ekonomi itu juga dari daerah dan didesa,” ungkap Restog.
Menurutnya, Desa kreatif ini memang bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat. Restog menilai banya produk masyarakat di Desa Luwoo ini baik kuliner dan kriya. Dan tentunya ini akan di sinergikan dengan program di tingkat Kementerian.
“Kami menyambut baik launching desa kreatif digital ini, dimana produk dari desa ini juga bisa ditransaksikan secara digital, baik pemasarannya maupun akses permodalan,” katanya
Dengan menggunakan Qris produknya Bank Indonesia dan bertransaksi di marketplace, menurutnya itu sudah membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM secara digital.
“Apalagi PLUT UMKM juga hadir disini untuk bagaimana membuat pendampingan secara nyata terkait dengan pertumbuhan, baik itu akses pembiayaan maupun akses pemasaran produk,” tambahnya.
Terakhir ia menyampaikan produk UMKM baik kuliner maupun kriya bisa dikolaborasikan, misalnya karawo bisa dengan desainer fashion, kriya dengan desainer produk. Bahkan Ia menyebut di Kementerian punya mitra desainer produk, yang dapat membantu dengan membuat karya produk yang lebih mengikuti tren.
“Dengan lauching ini mudah mudahan terjalin kolaborasi antar Kementerian, Pemerintah Provinsi, Kabupaten untuk mendorong atau mendukung ekonomi kreatif di level desa dan level kabupaten, provinsi dan nasional,” pungkasnya. (Adv)








