Kejuaraan Taekwondo dan Potensi Peningkatan Pariwisata di Gorontalo

Kejuaraan Gorontalo Open Taekwondo Championship. (Foto: Istimewa)

Pojok6.id (Gorontalo) – Cabang olahraga taekwondo melalui sektor wisata olahraga (Sport Tourism), menjadi salah satu tren penggerak ekonomi baru bagi daerah Gorontalo. Sektor ini tidak hanya menarik kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak multidimensi terhadap kesejahteraan masyarakat lokal.

Pelatih Taekwondo Gorontalo, Januar Budiman Lahay mengungkapkan, bahwa kegiatan kejuaraan taekwondo yang telah dilaksanakan, ternyata sangat berdampak pada beberapa sektor di daerah Gorontalo. Seperti pada sektor peningkatan ekonomi, perhotelan dan pariwisata.

“Seperti kejuaraan yang telah kita laksanakan, itu ada kejuaraan Gorontalo Open Taekwondo Championship, yang dilaksanakan dari tanggal 4 sampai 6 Juli 2025. Kejuaraan ini diikuti peserta dari luar Gorontalo, seperti dari Buol, Toli-toli, Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan Manado, di GOR Nani Wartabone,” ungkapnya.

Menurutnya dengan perhelatan kejuaraan taekwondo seperti ini, tentunya sekaligus menjadi magnet bagi pariwisata di daerah, yang berdampak bagi para pelaku UMKM, peningkatan penerimaan pajak dari sektor restoran dan hotel, serta meningkatkan retribusi melalui kunjungan ke destinasi wisata yang ada di daerah.

“Sehingga dengan demikian, melalui ajang Kejuaraan Taekwondo ini juga berfungsi sebagai alat promosi efektif untuk memperkenalkan kekayaan alam daerah kepada para peserta kejuaraan. Disisi lain juga dalam kegiatan seremonial pada acara pembukaan, kita seringkali di suguhkan tarian-tarian budaya Gorontalo. Ini bertujuan untuk memperkenalkan salah satu budaya Gorontalo kepada para peserta kejuaraan,” jelasnya.

Meskipun demikian, Januar mengaku, bahwa masih banyak juga kendala yang perlu menjadi perhatian untuk ditingkatkan lagi kedepan. Seperti menambah lokasi objek wisata di Kabupaten/Kota, yang dibarengi dengan fasilitas penunjang yang tertata lebih baik.

“Kita berharap mungkin kedepannya bisa lebih bertambah lagi ikon-ikon objek wisata. Sehingga akan ada lebih banyak pilihan tempat-tempat wisata, yang nantinya bisa di kunjungi oleh para peserta yang berasal dari luar daerah,” harapnya.

Related posts