Pojok6.id (Limboto) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 200 hektare di Kecamatan Telaga Biru dan Limboto, Kabupaten Gorontalo, berhasil dipadamkan setelah berlangsung selama delapan hari.
Api yang sempat mengancam perkebunan dan permukiman warga itu, ditangani tim gabungan yang dipimpin Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Gorontalo, M.S. Burhan Ismail.
Kebakaran terjadi di sejumlah titik, yakni Desa Talumelito dan Desa Ulapato A di Kecamatan Telaga Biru, serta Kelurahan Bulota di Kecamatan Limboto. Desa Talumelito menjadi salah satu lokasi terdampak paling parah, karena api terus berkobar di kawasan pegunungan dengan medan yang sulit dijangkau dan tiupan angin kencang.
Burhan mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan tim setelah menerima laporan kebakaran dari warga di beberapa lokasi tersebut.
“Dalam satu hari kami menerima laporan kebakaran di Ulapato A dan Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, serta di Kelurahan Bulota, Limboto. Semua langsung kami respons. Alhamdulillah seluruh titik api berhasil dipadamkan,” kata Burhan, Selasa Malam (13/10/2026).
Pemadaman melibatkan personel Satpol PP dan Damkar Kabupaten Gorontalo, TNI-Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta warga setempat. Tim melakukan pemadaman secara manual sekaligus memutus jalur perambatan api, agar kebakaran tidak meluas ke kawasan permukiman.
Burhan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia menyebut upaya pengendalian api juga difokuskan untuk mencegah kebakaran menjangkau rumah warga.
Kepala Desa Talumelito, Wilson Yantu, mengatakan warga sempat khawatir ketika angin kencang membuat api cepat menyebar. Ia mengapresiasi keterlibatan tim gabungan dan masyarakat dalam proses pemadaman.
“Pemerintah desa akan memperketat edukasi dan pengawasan, agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujarnya.
Setelah seluruh titik api dinyatakan padam, pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan potensi kebakaran. Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat 112.








