Pojok6.id (Limboto) – Ketua DPC Srikandi Jaga Desa, MAryam Sofyan Puhi, menilai semangat Islamic Fashion Carnaval sangat relevan dengan arah pembangunan Pemerintahan Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny Yunus, yakni dalam membangun sumber daya manusia yang beragama, berbudaya, unggul dan kompetitif.
Islamic Fashion Carnaval digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang digagas oleh ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa ini dilaksanakan dari start Kantor Bupati kemudian finish di Menara Limboto. Kamis,(3/9/2026).
“Inilah yang kita harapkan dari pembangunan SDM Gorontalo. Bukan hanya pintar, tetapi juga beragama, berbudaya, berkarakter, kreatif dan mampu bersaing. Karena itu, ruang-ruang seperti Islamic Fashion Carnaval harus terus kita dukung,” jelas Maryam
Ia menambahkan bahwa pembangunan sumber daya manusia membutuhkan ekosistem yang luas. Pendidikan formal tetap penting, namun harus diperkuat dengan kegiatan keagamaan, kebudayaan, seni, olahraga, kreativitas dan pemberdayaan masyarakat.
Olehnya, ia mendorong agar Islamic Fashion Carnaval tidak hanya menjadi event tahunan, tetapi dapat menjadi salah satu agenda kreatif Gorontalo.
Maryam juga menekankan pentingnya memberikan ruang yang lebih besar kepada perempuan dan generasi muda untuk berkarya.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga dan masyarakat, sementara generasi muda merupakan kekuatan utama yang akan menentukan masa depan daerah.
“Jangan hanya menjadikan anak muda sebagai penonton. Berikan mereka panggung untuk berkarya. Begitu juga perempuan, harus diberikan ruang untuk menunjukkan kreativitas dan potensinya,” katanya.
Ia berharap semangat yang muncul dari Islamic Fashion Carnaval dapat terus ditularkan hingga ke tingkat desa.
Desa, kata dia, dapat menjadi pusat kegiatan kreatif masyarakat dengan mengangkat potensi budaya, keagamaan, seni dan ekonomi lokal.
Di akhir pernyataannya, Maryam Sofyan Puhi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan ini. Ia menilai suksesnya Islamic Fashion Carnaval merupakan buah dari kolaborasi, gotong royong dan kebersamaan berbagai elemen masyarakat.
“Semoga semangat kebersamaan ini terus kita jaga dan kita arahkan untuk membangun generasi yang lebih baik,” tandasnya








