Ide Gubernur Gorontalo Ini Jadi Contoh Nasional

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie (kedua kanan), didampingi Kepala Dinas Pertanian PRovinsi Gorontalo, Muljady D. Mario (kanan), meninjau alsintan yang akan diperbaiki dan dilakukan penggantian onderdil, di di Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo, Sabtu (30/3). Foto: Dok.Humas-Salman

Gorontalo – Ide Gorontalo, , untuk melakukan peminjaman alat mesin pertanian () kepada para petani melalui brigade alsintan telah menjadi percontohan nasional.

Ini diungkapkan Rusli Habibie saat pertemuan dan silaturahim bersama petani peminjam alsintan di Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo, Sabtu (30/3/2019).

“Program ini sudah diakui oleh Menteri Pertanian dan bahkan menjadi contoh nasional,” kata Rusli.

Read More

Rusli mengungkapkan, program brigade alsintan ini awal-awalnya banyak yang tidak suka, dengan alasan bahwa seharusnya alsintan itu diserahkan ke petani, bukan dipinjamkan. Namun, lanjutnya lagi, dibuat kebijakan seperti ini. Setelah mereka lihat, mereka rasakan manfaatnya, bahkan menjadi contoh nasional.

“Cuma sayangnya, orang lain saja, provinsi lain mengambil contoh disini, teman-teman pemerintah disini tidak mengambil contoh, bo gengsi. Kenapa gengsi? Ini sangat menguntungkan rakyat,” terang Rusli.

Gubernurpun mencontohkan, ketika kami serahkan langsung kepada kelompok tani, kami tidak bisa menganggarkan perbaikan alsintan jika rusak, karena itu aset kelompok.

“Dari masalah tersebut menjadi inspirasi untuk tidak diberikan kepada masyarakat dan hanya dipinjamkan. Yang dibayarkan itu hanya BBM, transport dan operator tersebut, dan Alhamdulillah masyarakat sudah mengerti kenapa saya bikin seperti ini,” urai gubernur dua periode ini.

Melalui brigade alsintan ini pula, para petani yang melakukan peminjaman alat dan butuh solar, akan mudah untuk membelinya di SPBU manapun karena diketahui oleh petugas.

Dalam pertemuan itupula, Rusli Habibie, meluruskan informasi yang beredar tentang penarikan alsintan (alat mesin pertanian).

“Yang benar, saya tarik dulu untuk di service. Setelah diservice, ready, silahkan dipinjam kembali,” kata Gubernur.

Menurut Rusli Habibie, penarikan alat mesin pertanian yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, untuk diservice, diperbaiki berbagai onderdilnya dan nanti akan dipinjamkan kembali.

Mantan Bupati Gorut inipun telah menjanjikan, jika sudah ada ketambahan bantuan alsintan dari Menteri Pertanian, maka akan ada workshop alsintan di Pohuwato, Boalemo dan lainnya, agar peminjaman bisa dilakukan di lokasi yang lebih dekat.

Brigade alsintan merupakan satu terobosan program inovatif Provinsi Gorontalo, yang telah memperoleh penghargaan dari Kementerian Pertanian RI dan menjadi pilot project pengelolaan dan pelayanan jasa alsintan bagi provinsi lainnya dan juga menjadi nominasi dalam dalam penilaian penghargaan PPD Bappenas RI tahun 2019 kategori inovasi pelayanan publik pemerintah daerah.

Saat ini, ketersediaan alsintan di brigade alsintan Provinsi Gorontalo yang diadakan sejak tahun 2015 sampai dengan tahun 2019, semuanya terawat dengan baik dan dalam keadaan atau kondisi siap dioperasionalkan. Keseluruhan alat berjumlah 6.307 unit, antara lain tr 4 (45 unit), tr2 (156 unit), rice transplanter (22 unit), pompa air (250 unit), handsprayer (40 unit) , alat tanam jagung (60 unit) dan beberapa alat lainnya. (adv)

Sumber: Humas

Related posts