FEB UNG Perkuat Internasionalisasi, Dorong Dosen dan Mahasiswa Raih Peluang Studi ke Australia

Dekan FEB UNG, Raflin Hinelo, saat memberikan sambutan pada kegiatan seminar Study, Grow dan Succed in Australia. (Foto: FEB UNG)

Pojok6.id (UNG) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo (FEB UNG) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mendorong dosen dan mahasiswa, untuk meningkatkan kapasitas akademik melalui pendidikan di luar negeri.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan seminar internasional bertajuk “Study, Grow & Succeed in Australia” yang bekerja sama dengan Meridian Study. Kegiatan yang digelar di lingkungan FEB UNG itu mendapat antusiasme tinggi dari sivitas akademika, khususnya dosen muda dan mahasiswa yang memiliki minat untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

Puluhan peserta memadati ruang seminar, guna memperoleh berbagai informasi penting mengenai sistem pendidikan di Australia, peluang beasiswa, prospek pengembangan karier, hingga strategi mempersiapkan diri untuk menempuh pendidikan internasional.

Read More

Dekan FEB UNG, Raflin Hinelo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya fakultas, dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing global.

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini menuntut perguruan tinggi, untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten di tingkat lokal, tetapi juga mampu beradaptasi dan bersaing dalam lingkungan internasional. Oleh karena itu, dosen maupun mahasiswa perlu mulai mempersiapkan diri, untuk memperluas pengalaman akademik melalui pendidikan di luar negeri.

“Seminar ini penting untuk membuka wawasan dosen dan mahasiswa, mengenai berbagai peluang pengembangan kapasitas dan keilmuan melalui pendidikan di Australia. Sudah saatnya FEB melangkah lebih jauh dengan memperkuat kompetensi dosen dan mahasiswa, melalui pengalaman belajar di kampus-kampus internasional,” ujar Raflin.

Ia menambahkan, mahasiswa tingkat akhir maupun dosen muda FEB perlu mulai merencanakan studi lanjut ke luar negeri sebagai investasi jangka panjang, dalam pengembangan karier akademik dan profesional.

Lebih lanjut, pengalaman belajar di luar negeri tidak hanya memberikan peningkatan kapasitas individu, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan institusi melalui terbukanya peluang kolaborasi internasional, kerja sama akademik, serta riset lintas negara.

“Ketika dosen dan mahasiswa memiliki pengalaman akademik internasional, maka bukan hanya kapasitas individu yang meningkat, tetapi juga membuka peluang kolaborasi, riset, dan kerja sama yang lebih luas bagi fakultas maupun universitas,” tambahnya.

Melalui seminar internasional ini, FEB UNG berharap semakin banyak dosen dan mahasiswa yang berani mengambil langkah untuk mengejar pendidikan di luar negeri, serta memanfaatkan berbagai peluang beasiswa yang tersedia. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari visi internasionalisasi UNG, dalam membangun generasi akademik yang unggul, berwawasan global, dan mampu memberikan kontribusi nyata di tingkat internasional.

Seminar “Study, Grow & Succeed in Australia” menjadi momentum penting bagi FEB UNG, untuk menegaskan komitmennya dalam membuka akses yang lebih luas bagi sivitas akademika menuju dunia pendidikan global, sekaligus memperkuat posisi fakultas sebagai institusi yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan internasional. (Adv)

Related posts