Pojok6.id (Gorontalo) – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mengingatkan para pelajar untuk dapat memahami batasan-batasan di dalam pergaulan, khususnya pergaulan antar laki-laki dan perempuan.
Pesan itu disampaikan Idah saat mengunjungi serta menghadiri Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, yang dirangkaikan dengan pelaksanaan layanan konseling psikologis di lingkungan sekolah, Senin (15/7/2025) di SMK Negeri 1 Wonosari, Kabupaten Boalemo.
“Kalian harus tahu rambu-rambu menjaga diri itu sangat penting. Seperti menutup aurat, tidak centil, jangan suka menggoda, dan kalian juga harus tahu mana yang boleh dan mana yang tidak. Begitu juga dengan putra, harus bisa melindungi perempuan,” ungkap Idah.
Menurut Idah masalah yang sering dihadapi remaja saat ini, yaitu seperti pergaulan bebas, pelecehan seksual, hingga perilaku menyimpang. Sehingga batasan dalam pergaulan baik laki-laki dan perempuan ini menjadi penting untuk terus diingatkan.
“Kalau ada masalah, jangan hanya curhat ke teman yang sama terus-menerus. Cobalah lebih dekat dengan orang tua kalian. Do’a orang tua itu sangat penting, itu bisa menjadi kekuatan yang luar biasa dalam hidup kalian,” ujarnya.
Selain itu, Idah juga memberikan perhatian khusus kepada siswa yang aktif dalam gerakan Pramuka. Menurutnya, nilai-nilai luhur yang diajarkan dalam Pramuka harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari, terutama dalam membentuk semangat nasionalisme dan kepedulian sosial. (Adv)
