HUT ke-295 Kota Gorontalo, Marten Taha: Era 60an Kota Gorontalo Di Kenal Sebagai Kota Praja

Kota Praja
Wali Kota Gorontalo Marten Taha pada upacara peringatan HUT Kota Gorontalo Ke-295, di lapangan taruna remaja Kota Gorontalo, Minggu (19/3/2023). Foto: istimewa

Pojok6.id (Kota Gorontalo) – Kota Gorontalo secara Administratif telah diakui sebagai diera tahun 60an.

Dalam perjalanannya sistem Republik Indonesia yang dinamik seiring dengan adanya regulasi atau peraturan terhadap pergantian kepala daerah sesuai dengan periodenya, telah merubah pembangunan yang signifikan.

Hal itu disampaikan Wali Kota Gorontalo, pada upacara peringatan Ke-295, di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo, Minggu (19/3/2023).

Read More

“Di usia yang ke 295 ini, masyarakat Kota Gorontalo sekilas mengingat dimana pada 19 Maret 1728, telah di tetapkan hari lahirnya Kota Gorontalo sebagai wilayah daerah administrasi tua praja yang tertuang pada tahun 1996,” kata Marten Taha.

Sebelum pada tahun 1928, lanjut Marten, Kota Gorontalo sudah ada dengan berbagai kerajaan tilinggula-tilinggula atau kelompok masyarakat yang membentuk kerajaan dari suwawa hingga Boalemo.

“Yang kemudian menjadi 3 afdelin sejak menjelang kemerdekaan, yakni terdiri dari afdeling kwandang, afdeling Kota Gorontalo,Dan afdeling Boalemo, perjalanan inilah yang menjadi tongkat sejarah Historis pembentukan Gorontalo sampai saat ini,jelasnya.

Marten minta agar seluruh masyarakat Kota Gorontalo, baik dari pemerintah sipil maupun pimpinan daerah, agar bekerja sama dalam mempertahankan prestasi dan kebanggan Kota gorontalo saat ini.

“Pada kesempatan ini saya mengajak kepada seluruh warga kota gorontalo termasuk aparatur sipil negara selaku mesin penggerak birokrat pemerintahan agar secara aktif dan produktif mensukseskan berbagai program dan kegiatan yang telah ditetapkan dengan parameter dan indikator untuk dicapai setiap tahunnya”, tandasnya.

Diakhir sambutannya wali kota dua periode ini berharap, agar tidak merasa puas terhadap prestasi dan kinerja yang telah di capai selama ini.

“Jadikan ini sebagai penyemangat untuk terus berinovasi, kreatif melahirkan ide-ide baru, sehingga kota Gorontalo lebih maju dan menjadi daerah yang gemilang dan berdaya saing,” pungkasnya. (adv)

Related posts