Pojok6.id (Kota Gorontalo) – Upaya memperkuat pembinaan dan administrasi veteran kembali dilakukan di daerah. Kali ini, Gorontalo menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Workshop Administrasi Veteran RI Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang digelar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui Veteran Bacadnas tersebut berlangsung di Hotel Fox Gorontalo, Kamis (15/10/2026).
Workshop dibuka langsung oleh Kepala Pusat Veteran Badan Keamanan RI, Brigjen TNI Asep Tardiana Wachi, S.H., M.H melalui zoom. Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Kapolda Gorontalo, Danrem 133/Nani Wartabone, Dandim 1304/Kota Gorontalo, Kapolresta Gorontalo Kota, Karo SDM Polda Gorontalo, Danlanal Gorontalo, serta perwakilan LVRI dan PT Taspen Cabang Gorontalo.
Sementara itu, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea diwakili oleh Asisten I Pemerintah Kota Gorontalo, Iskandar Moerad, mengatakan, workshop ini menjadi ruang untuk membahas kembali pelaksanaan administrasi veteran di daerah.
“Termasuk pendataan dan pembinaan yang berkaitan dengan hak serta dukungan bagi para veteran,” kata iskandar
Pembinaan tersebut juga tidak terlepas dari keberadaan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) sebagai organisasi yang menaungi para veteran.
“Dukungan terhadap LVRI sendiri merupakan bagian dari perhatian negara sebagaimana diatur dalam Pasal 19 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2012,” lanjutnya.
Di tengah perubahan dalam sistem pembinaan administrasi veteran, kegiatan seperti ini dinilai penting agar koordinasi di tingkat daerah tetap berjalan.
Terlebih, terdapat transformasi struktural melalui likuidasi Babinkminvetcad berdasarkan Peraturan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor 1 Tahun 2026, yang turut berdampak pada pengalihan fungsi pembinaan administrasi veteran kepada satuan kewilayahan.
Melalui workshop tersebut, pelaksanaan administrasi veteran diharapkan semakin tertib, termasuk dalam hal pendataan dan koordinasi antarinstansi.
Bagi para veteran, pembenahan administrasi bukan sekadar urusan pencatatan. Hal itu menjadi bagian dari upaya memastikan perhatian dan penghargaan negara terhadap mereka yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara tetap berjalan.
