Pojok6.id (Gorontalo) – Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (02/02/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala daerah dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, tampak hadir bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie. Keduanya turut didampingi Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Widodo, Kepala Kejaksaan Tinggi Riyono, Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Toga Parlindungan Sihotan, Kepala BIN Daerah Khairul Amir, serta Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili.
Rakornas tersebut dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya keselarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, dalam mendukung program-program strategis nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Usai Rakornas mewakili Gubernur, Idah Syahidah Rusli Habibie menyampaikan bahwa, arahan Presiden menegaskan komitmen bersama seluruh pimpinan daerah dan Forkopimda, untuk mendukung pelaksanaan program nasional di daerah.
“Rakornas hari ini dipimpin langsung oleh Bapak Presiden dan dihadiri oleh seluruh kepala daerah serta Forkopimda. Kami mendapatkan arahan terkait program-program strategis nasional, yang seluruhnya bertujuan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Idah Syahidah
Beberapa hal yang disampaikan Presiden, kata Idah, salah satunya terkait sampah. Perhatian Presiden terhadap persoalan pengelolaan sampah yang berpotensi menimbulkan bencana dan masalah kesehatan, apabila tidak ditangani secara serius. Presiden Prabowo menegaskan bahwa penanganan sampah merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Selain itu, Presiden juga menggaris bawahi pentingnya dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
“Program MBG ini adalah program nasional yang harus kita dukung bersama. Ini memang program baru sehingga membutuhkan penyesuaian, namun tujuannya sangat mulia untuk meningkatkan gizi anak-anak menuju Indonesia Emas 2045,” kata Idah Syahidah.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengingatkan para pimpinan daerah untuk senantiasa menjaga integritas dan menjauhi tindakan yang merugikan masyarakat, seperti praktik korupsi. Para kepala daerah diharapkan menjalankan amanah sebagai pemimpin yang dipilih oleh rakyat dengan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi. (Adv)








