Pojok6.id (Limboto) – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menekankan pentingnya menjaga tradisi perayaan lebaran ketupat. Hal ini di sampaikan saat menghadiri gebyar ketupat di Proja, Jumat Malam, (27/3/2026).
Bupati Sofyan menyampaikan Perayaan Lebaran Ketupat di Kabupaten Gorontalo kini bukan lagi sekadar seremoni tahunan, melainkan simbol persatuan budaya yang kuat.
“Malam ini adalah kehormatan besar. Bagi kami, Gebyar Ketupat bukan sekadar perayaan, tetapi balutan nilai budaya religius yang sudah menjadi identitas kita semua. Tradisi ini terus tumbuh dan mempererat silaturahmi antarwarga,”ungkap Sofyan
Tak hanya soal pelestarian budaya, ia juga menegaskan kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung dapur masyarakat.
Sehari sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah mengintervensi harga pasar dengan menggelar pasar murah bersubsidi di wilayah Limboto Barat.
“Kami telah membagikan paket sembako murah berisi tujuh komoditas utama, yang bisa ditebus warga dengan harga sangat terjangkau. Ini adalah bentuk perhatian konkret pemerintah agar masyarakat dapat merayakan Lebaran Ketupat dengan tenang tanpa terbebani harga pangan,” tambahnya.
Melalui kemeriahan di Bukit Proja tersebut, Bupati Sofyan berharap nilai-nilai ukhuwah terus terjaga. Ia juga menitipkan pesan penting bagi para pengunjung yang memadati lokasi perayaan untuk senantiasa menjaga keselamatan dan ketertiban di jalan raya.
“Selamat merayakan tradisi ketupat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gorontalo. Mari kita rayakan dengan penuh syukur, sembari tetap waspada dalam berlalu lintas agar kegembiraan ini tetap membawa berkah,” tutupnya. (adv)
