Pojok6.id (Gorontalo) – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menghadiri kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi masyarakat yang diikuti sekitar 5.000 peserta di Gedung Auditorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rabu (1/4/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Menteri HAM RI, Natalius Pigai, sebagai pemateri utama.
Dalam sambutannya, Gusnar menegaskan bahwa penguatan kapasitas HAM menjadi hal yang sangat penting, mengingat isu HAM hingga kini masih kerap diperdebatkan dan memunculkan perbedaan pandangan antara pemerintah dan masyarakat.
“Pemahaman menyangkut hak asasi manusia sering berbeda, antara pemerintah dan rakyat. Oleh sebab itu, kehadiran Pak Menteri hari ini menjadi penting, agar ada perspektif dan pemahaman yang sama,” ujar Gusnar.
Ia juga menyoroti tantangan penegakan HAM yang semakin kompleks di era digital. Menurutnya, kemajuan teknologi di satu sisi mempermudah interaksi, namun di sisi lain membuka peluang terjadinya pelanggaran HAM secara cepat dan masif.
“Sekali klik maka kita bisa menyinggung dan menghina orang lain, yang berpotensi melanggar HAM. Oleh sebab itu acara sosialisasi semacam ini menjadi penting,” jelasnya.
Selain itu, Gusnar turut mengingatkan masyarakat tentang maraknya praktik pinjaman online ilegal yang kerap melanggar HAM, terutama melalui penyalahgunaan dan penyebaran data pribadi tanpa izin. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap layanan keuangan, yang tidak diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Tak hanya isu digital dan pinjaman ilegal, Gubernur juga memberi perhatian pada kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta penegakan hukum yang harus mengedepankan prinsip-prinsip HAM. Ia menilai, kedua persoalan tersebut membutuhkan pendekatan yang lebih humanis dan berkeadilan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya HAM semakin meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama, dalam menciptakan kehidupan sosial yang lebih adil, aman, dan bermartabat di tengah dinamika era digital. (Adv)








