Gubernur Gusnar Serahkan Sapi Kurban Presiden di Masjid Sabilurrasyad UNG, Miliki Bobot 1,1 Ton

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail saat menyerahkan bantuan kemasyarakatan Presiden RI berupa satu ekor sapi kurban untuk Masjid Sabilurrasyad UNG. (Foto: Diskominfotik)

Pojok6.id (Gorontalo) – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, secara resmi menyerahkan bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada Masjid Sabilurrasyad Universitas Negeri Gorontalo, Senin (25/5/2026).

Penyerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, sekaligus wujud kepedulian sosial pemerintah kepada masyarakat.

Sapi kurban berjenis simmental dengan bobot mencapai 1.130 kilogram itu, merupakan hasil ternak milik Yusuf Abas, peternak asal Kota Gorontalo. Hewan kurban tersebut telah dinyatakan sehat dan layak, untuk disalurkan kepada masyarakat.

Read More

Dalam sambutannya, Gusnar mengatakan, bantuan sapi kurban dari Presiden RI merupakan agenda rutin tahunan yang didistribusikan secara bergilir ke berbagai daerah, agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“Kehadiran saya di sini meneruskan amanah itu. Amanah seperti ini setiap tahun dilakukan oleh Bapak Presiden dan oleh kami di provinsi digilirkan di berbagai tempat, yang Insya Allah ada manfaatnya bagi masyarakat yang menerima,” ujar Gusnar.

Gusnar juga mengungkapkan rasa syukurnya, karena sapi kurban bantuan Presiden tahun ini berasal dari peternak lokal Gorontalo. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa peternak daerah mampu menghasilkan ternak berkualitas dan berdaya saing.

“Kita perlu bersyukur bahwa sapi yang diserahkan oleh Bapak Presiden ke Provinsi Gorontalo adalah hasil peternak di Provinsi Gorontalo. Ini menunjukkan peternak lokal kita mampu menghasilkan ternak berkualitas,” katanya.

Lebih lanjut, Gusnar menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mendorong pengembangan sektor peternakan melalui berbagai program strategis, salah satunya program inseminasi buatan untuk meningkatkan populasi dan kualitas ternak.

Pada tahun 2026, Pemprov Gorontalo menargetkan sekitar 3.000 ekor ternak mendapatkan layanan inseminasi buatan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas peternakan sekaligus mendorong peningkatan pendapatan masyarakat. (Adv)

Related posts