Gorontalo Jadi Modern Broadband Province Pertama di KTI

Foto bersama pada peresmian Gorontalo Modern Broadband Province di Telkom Gorontalo, Kamis (8/8/2019). (Foto : Haris – Humas)

– Gorontalo menjadi provinsi pertama di Kawasan Timur Indonesia sebagai Modern Broadband dengan memanfaatkan seratus persen jaringan fiber optik. Gorontalo Modern Broadband Province diresmikan oleh Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin  dan disaksikan oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim di Telkom Gorontalo, Kamis (8/8/2019).

“Modern Broadband Province adalah program modernisasi jaringan tembaga ke jaringan fiber optik. Program ini bertujuan agar pelanggan dapat menikmati layanan yang lebih baik karena kualitas layanan berbasis fiber optik dapat menghadirkan performa yang jauh lebih mumpuni,” ujar Zulhelfi Abidin.

Zulhelfi menerangkan, proses pendirian Modern Broadband Province di Gorontalo memakan waktu sekitar empat tahun yang dimulai sejak tahun 2015. Keberadaan Modern Broadband Province tentunya memungkinkan digital life style dapat langsung dinikmati oleh masyarakat bahkan dari rumah sendiri. Demam IOT (Internet Of Things) mendorong Telkom untuk memberikan layanan berkualitas bagi masyarakat sehingga dari dalam rumah pun produktivitas dan kreativitas tetap dapat dimaksimalkan.

Read More
banner 300x250

“Telkom mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan Pemerintah Provinsi sehingga Gorontalo  menjadi provinsi pertama  di KTI yang diwujudkan sebagai Modern Province,” kata Zulhelfi Abidin.

Pada kesempatan itu Wagub Idris Rahim mengapresiasi kinerja Telkom sebagai salah satu BUMN yang telah menghadirkan jaringan seratus persen fiber optik di Gorontalo. Idris berharap kehadiran konektivitas fiber optik ini dapat mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan visi Gorontalo, yakni mewujudkan masyarakat Gorontalo yang unggul, maju dan sejahtera.

“Saya berharap jaringan fiber optik yang telah disediakan oleh Telkom ini dapat meningkatkan kualitas layanan yang berbasis teknologi digital semakin baik, serta mampu meningkatkan produktivitas industri kecil dan menengah di Gorontalo,” harap Idris. (Adv)

Sumber : Humas Pemprov Gorontalo

 

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60