Pojok6.id (Limboto) – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan festival gebyar qunut yang jatuh di setiap ramadhan yang ke 15 di beberapa kecamatan, harus terus di lestarikan.
Hal itu disampaikan Bupati Sofyan, saat menutup sekaligus mengunjungi festival qunut di Lapangan Porbat, Batudaa, Desa Payunga. Kamis Malam,(5/3/2026).
Menurutnya, kegiatan ini memang sudah puluhan tahun berjalan, dan ini merupakan tradisi yang sampai saat ini harus di jaga dengan baik dan terus dilestarikan.
“Tradisi ini merupakan hasanah budaya Gorontalo yang terus kita lestarikan dan kita kembangkan, ciri khas dari kegiatan ini kacang dan pisang,” kata Sofyan
Sofyan menambahkan, pemerintah juga terus turut bertanggung jawab dalam rangka bagaimana menjaga kelangsungan tradisi ini dengan sebaik baiknya.
Tanggung jawab dari pemerintah itu sendiri, kata Sofyan, seperti yang disampaikan oleh Camat Batudaa, dimana lembaga bahasa provinsi akan mempatenkan kegiatan seperti ini, agar supaya ini akan menjadi momentum tersendiri dan akan menjadi bagian dari pada pelestarian budaya daerah.
“Kegiatan seperti ini juga setelah dapat dukungan dari lembaga bahasa, maka akan mereka laporkan di tingkat nasional . Kita berharap kegiatan ini bisa kita daftarkan menjadi pelestarian budaya daerah,” tandasnya. (Adv)








