Dekatkan Sejarah ke Masyarakat, Museum Purbakala Provinsi Gorontalo Gencarkan Sosialisasi hingga Pelosok

Kadis Dikbud Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad saat membuka kegiatan Sosialisasi Museum dan Penyebaran Informasi Koleksi di Kantor Desa Talulobutu Selatan. (Foto: Ryan)

Pojok6.id (Gorontalo) – Upaya mendekatkan museum kepada masyarakat terus digencarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo, melalui UPTD Museum Purbakala Provinsi Gorontalo. Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Museum dan Penyebaran Informasi Koleksi di Kabupaten se-Provinsi Gorontalo.

Kegiatan yang berlangsung pada 20 hingga 21 April 2026 ini, menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap peran museum sebagai pusat edukasi, pelestarian, serta sumber informasi budaya daerah.

Kadis Dikbud Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, dalam sambutannya menegaskan pentingnya museum sebagai ruang pembelajaran yang menyimpan nilai-nilai sejarah dan budaya. Menurutnya rendahnya minat kunjungan dan literasi masyarakat terhadap museum masih menjadi tantangan yang perlu diatasi bersama.

Read More

“Maka melalui kegiatan ini, saya berharap dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang museum dan koleksi yang dimiliki, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya,” ujar Sudarman, saat membuka kegiatan Sosialisasi Museum dan Penyebaran Informasi Koleksi di Kantor Desa Talulobutu Selatan, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (21/4/2026).

Ia berharap, setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta sosialisasi dapat menjadi agen informasi di lingkungan masing-masing, serta mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif dalam menjaga warisan budaya daerah.

Sementara itu, Kepala UPTD Museum Purbakala Provinsi Gorontalo, Mely Mohamad, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja dalam rangka pelestarian dan pengembangan nilai-nilai budaya daerah, sekaligus optimalisasi fungsi museum sebagai sarana edukasi.

“Kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan satu-satunya museum di Gorontalo serta menyebarluaskan informasi koleksi kepada masyarakat luas,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Desa Talulobutu Selatan, Mahdi Yusuf, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan kegiatan tersebut di Desa Talulobutu Selatan. Ia menilai sosialisasi ini sangat penting mengingat informasi terkait koleksi museum yang masih belum merata di masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Dikbud Provinsi Gorontalo, khususnya Museum Purbakala Provinsi Gorontalo, yang telah menghadirkan kegiatan ini. Ini menjadi ruang diskusi yang membuka wawasan masyarakat, untuk mengenali benda-benda bersejarah yang kita miliki,” ungkap Mahdi.

Diketahui sosialisasi ini sendiri dilaksanakan di beberapa wilayah Kabupaten di Provinsi Gorontalo, dengan menghadirkan pemateri sekaligus narasumber yang berasal dari kalangan akademisi, khususnya dosen Jurusan Sejarah Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya mengenal museum sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga sebagai ruang belajar yang mampu memperkuat identitas dan kebanggaan terhadap budaya daerah. (adv)

Related posts