BGN Evaluasi SPPG di Gorontalo, Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas Program MBG

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie bersama Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III BGN Pusat Brigjen TNI Rudi Setiawan hadir pada pengarahan dan evaluasi kepada para Kepala SPPG, Mitra dan Yayasan se-Provinsi Gorontalo. (Foto: Nova Diskominfotik).

Pojok6.id (Gorontalo) – Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Provinsi Gorontalo.

Kegiatan pengarahan dan evaluasi ini diikuti oleh para Kepala SPPG, mitra, dan yayasan, serta berlangsung di Hotel Aston Gorontalo, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur, Idah Syahidah Rusli Habibie, serta Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III BGN, Brigjen TNI Rudi Setiawan, yang memberikan arahan strategis terkait peningkatan kualitas pelaksanaan program di lapangan.

Read More
banner 300x250

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG, menegaskan pentingnya komitmen bersama seluruh pihak dalam memperbaiki pelaksanaan program tersebut.

“Mudah-mudahan dengan kehadiran Bapak hari ini, yang sebelumnya SPPG mungkin belum memahami secara utuh, kini memiliki komitmen bersama untuk memperbaiki MBG di Provinsi Gorontalo. Kami Pemerintah Provinsi sangat mendukung penuh program ini,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai penekanan yang disampaikan dalam forum tersebut, sangat relevan dengan dinamika pelaksanaan MBG di daerah. Ia mengingatkan bahwa program ini menggunakan anggaran negara, sehingga harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Apa yang disampaikan sangat tepat, karena program MBG ini menggunakan anggaran negara, yang tanggung jawabnya besar. Oleh karena itu, seluruh pelaksana harus bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Lebih lanjut, Idah mengungkapkan bahwa sebelumnya Gorontalo juga telah menerima kunjungan jajaran BGN pusat, dalam rangka memperkuat sinergi melalui dialog interaktif. Ia mengajak seluruh pihak, mulai dari yayasan, mitra, Kepala SPPG hingga tenaga ahli gizi, untuk terbuka dan berkomitmen memberikan layanan terbaik, bagi generasi bangsa.

Sementara itu, Brigjen TNI Rudi Setiawan menekankan peran strategis Kepala SPPG, sebagai ujung tombak pengelolaan operasional dapur MBG. Mereka bertanggung jawab memastikan seluruh tahapan, mulai dari penerimaan bahan baku, penggudangan, produksi, pemorsian hingga distribusi makanan, berjalan sesuai standar mutu dan keamanan pangan.

Di sisi lain, tenaga ahli gizi memegang peranan penting dalam menyusun menu berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG), menjaga keseimbangan nutrisi, serta melakukan pengawasan kualitas makanan sebelum disalurkan kepada penerima manfaat.

Seluruh pelaksanaan Program MBG Tahun Anggaran 2026 mengacu pada Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 401.1 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Tata Kelola Penyelenggaraan MBG. (Adv)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60