Bawaslu Kota Gorontalo Beri Tanggapan Terkait Wacana Penundaan Pilkada 2024

Ketua Bawaslu Kota Gorontalo, Alvian Mato saat diwawancarai oleh awak media di Kantor Bawaslu Kota Gorontalo, Senin (17/7/2023) Foto Zulkifli

Pojok6.id (Gorontalo) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Gorontalo memberikan tanggapan, terkait adanya wacana penundaan Pemilihan Kepala Daerah () tahun 2024 mendatang.

Belum lama ini hal tersebut tengah hangat dibicarakan di tingkat Bawaslu Pusat, yang disampaikan langsung oleh Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja

Menanggapi hal itu, Alvian Mato, Ketua , menyambut baik apa yang telah disampaikan oleh ketua Bawaslu RI tersebut. Walaupun pelaksanaan Pilkada itu sudah ditetapkan dalam undang undang, untuk dilakaksanakan pada bulan November 2024 mendatang.

Read More
banner 300x250

“Kami melihat ada kepadatan waktu antara pelantikan presiden dan pemungutan suara di Pilkada 2024. Pemungutan suara akan dilaksanan 27 November sementara pelantikan presiden akan dilaksanakan pada 20 oktober, sehingga ini agak berdekatan” ungkap Alvian saat diwawancara di Kantor Bawaslu Kota Gorontalo, Senin (17/7/2023)

Dekatnya waktu yang telah ditetapkan ini, lanjut Alvian, dapat memberikan kelelahan yang sangat besar terhadap penyelenggara Pemilukada, sehingga jika Pilkada ini ditunda maka dirinya yakin penyelenggara akan tetap fit.

“Kita sudah ada pengalaman di tahun 2019 lalu, banyak penyelenggara kita yang meninggal dunia baik di PPS, KPPS, KPU maupun Bawaslu” lanjutnya.

Terakhir Ia menyampaikan, alasan lain yang menjadi pertimbangan penundaan Pilkada itu karena masalah keamanan di masing-masing daerah yang ada di Indonesia

“Kita sudah melihat ada kantor KPU dibakar, Kantor Bawaslu di bakar hingga kantor bupati, maka otomatis ini perlu pengamanan ekstra, sehingga diwacanakan hal seperti itu” pungkasnya.

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60