Take a fresh look at your lifestyle.
Iklan Diatas Menu

Jelang Ramadan, Distanak Bone Bolango Lakukan Pemeriksaan Daging di Pasar Tradisional

BONE BOLANGO – Menjelang bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Bone Bolango melalui Bidang Kesehatan Hewan melakukan pemeriksaan daging yang dijual dibeberapa pasar tradisional.

Kabid Kesehatan Hewan Distanak Bone Bolango, Alwin Karim, mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga kemungkinan dijualnya daging yang tidak layak dimakan oleh konsumen.

“Ini guna memastikan daging-daging yang dijual di sejumlah pasar tradisional itu aman dikonsumsi oleh masyarakat, seperti halnya daging glonggongan yang tidak bisa dikonsumsi,” kata Alwin Karim dalam rilis yang diterima Pojok6, Jumat (9/4/2021).

Lanjut Alwin, untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan berbelanja kebutuhan khususnya daging, kegiatan ini akan dilaksanakan sampai menjelang hari raya Idul Fitri nanti.

Sementara itu, Jepri Pakaya, Kepala Seksi Pengawas Obat Ternak sekaligus sebagai Keur Master (pemeriksa daging) Distanak Bone Bolango menembahkan, untuk daging yang berkualitas bisa dilihat dari warna, aroma, dan teksturnya.

“Daging yang berkualitas berwarna merah dan segar, tidak pucat dan kotor pada permukaan dagingnya, kedua aroma daging yang berkualitas memiliki aroma yang segar atau memiliki aroma khas daging. Ketiga tekstur, tekstur daging sapi yang baik biasanya punya tekstur yang kenyal dan empuk, jika ditekan daging tersebut, maka akan kembali pada posisi semula,” katanya

Kemudian menurut Jepri, untuk tips memilih daging segar, pilihlah yang tampak kering.

“Jangan yang kadar airnya terlalu tinggi karena bisa jadi daging tersebut terindikasi daging sapi glonggongan. Dan Alhamdulillah berdasarkan hasil pemeriksaan daging yang kami lakukan di pasar tradisional Talumopatu, Tapa, dipastikan berkualitas dan aman untuk dikonsumsi,” imbuhnya.(rls/jar)

Comments are closed.