Sajikan 88.950 Tusuk Sate, FPDL Pecahkan Rekor MURI Dan Rekor Dunia

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo didampingi Ketua TP PKK Fory Naway, saat menerima penghargaan Muri dari Wakil Direktur MURI Osmar Semesta Susilo atas pemecahan rekor sate terbanyak di ajang FPDL 2018, Pentadio Resort, Senin (24/9). Foto : iwandije

Kabupaten Gorontalo – Satu lagi catatan sejarah ditorehkan lewat perhelatan Festival Pesona Danau Limboto 2018, yang dipusatkan di Pentadio Resort kabupaten Gorontalo. Sebanyak 88.950 tusuk sate yang disajikan dalam event pariwisata tahun tersebut, berhasil memecahkan rekor MURI dan tercatat sebagai rekor dunia.

Kegiatan yang dipusatkan di Pentadio Resort, Senin (24/9/2018), menyajikan sate bumbu khas tradisional Gorontalo Rica Bawang atau Sate Riwang sebanyak 88.950 tusuk sate dengan berbagai jenis, diantaranya sate sapi, kambing, tuna, sate cumi, kerang, ayam, bebek dan sate jamur.

Read More
banner 300x250

Buapati Gorontalo Nelson Pomalingo kepada awak media mengatakan, ada dua poin penting sehingga dipilihnya sate sebagai gerakan untuk memecahkan rekor MURI dan bahkan rekor dunia.

“Yang pertama adalah kami di Kabupaten Gorontalo terus mengembangkan sapi, dan alhamdulillah dalam 2 tahun terakhir kita sudah menghasilkan 7 ribu ekor sapi. Yang kedua adalah kita ingin mendorong orang Gorontalo agar jadi gemar makan ikan dan daging,” kata Nelson.

Selain itu, Nelson menambahkan, melalui event ini pihaknya ingin terus mendorong sektor pariwisata untuk terus dipromosikan, bukan hanya di skala nasional, tapi juga Internasional.

“Wisata ini kan banyak, dan salah satunya adalah kuliner. Saya ingin di Indonesia ini bukan hanya dikenal dengan sate padang atau sate madura, maka mulai saat ini dari Indonesia Timur ada yang namanya sate Gorontalo,” tutup Bupati.

Sementara itu, Wakil Direktur MURI Osmar Semesta Susilo mengatakan, ada 4 indikator penilaian hingga diputuskan kegiatan penyajian sate terbanyak di Festival Pesona Danau Limboto sebagai pemecah rekor MURI dan rekor dunia.

“Sebelumnya kami sudah mengecek di internet dan data base kami, memang belum pernah ada rekor sate sebanyak ini, yakni 88.950. Dan ini adalah hal yang sangat luar biasa, karena selain untuk wisata kuliner juga untuk gizi,” kata Osmar.

Penyajian sate terbanyak di Festival Pesona Danau Limboto ini berhasil memecahkan rekor sebelumnya, yang dipegang oleh Provinsi Bali dengan Sate Lilit dengan jumlah 60 ribu tusuk sate. (idj)

Baca berita kami lainnya di

Related posts

banner 468x60