Pojok6.id (Limboto) – Sebanyak 64 peserta telah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi program pendidikan dan pelatihan vokasi batch I Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar Disnakertrans itu, dalam rangka untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Gorontalo. Kegiatan dilaksanakan di Aula UPTD BLK Limboto, Kelurahan Tilihuwa, Kecamatan Limboto, Sabtu (16/5/2026).
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, mengatakan pelatihan vokasi merupakan langkah yang sangat strategis, untuk menekan angka pengangguran.
“Pelatihan seperti ini berfokus pada penguasaan keahlian atau keterampilan praktis tertentu yang siap kerja,” ungkap Bupati Sofyan
Hingga kini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memperkuat langkah strategis, dalam menekan angka pengangguran melalui program peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Di hadapan peserta pelatihan, Sofyan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo tidak hanya fokus membangun infrastruktur daerah, tetapi juga serius menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, terampil, dan siap kerja sebagai upaya nyata mengurangi pengangguran.
Ia berharap peserta pelatihan vokasi tahap ini akan bisa mengimplementasikan keterampilan, yang telah didapatkan sebagai modal kerja di lapangan.
“Pelatihan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari investasi besar daerah dalam menciptakan SDM yang kompeten dan siap bersaing. Setelah keluar dari BLK, peserta harus siap masuk dunia kerja bahkan mampu membuka usaha mandiri,” katanya
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gorontalo, Kisman Ishak, menjelaskan, sebanyak 64 peserta mengikuti pelatihan tersebut dengan masing-masing bidang diikuti 16 peserta.
Menurut Kisman, program pelatihan vokasi menjadi langkah nyata pemerintah dalam memberikan keterampilan kepada masyarakat, yaitu untuk menyongsong peluang kerja, meningkatkan kompetensi, utamanya dalam upaya mendorong lahirnya tenaga kerja baru yang mandiri dan siap pakai di Kabupaten Gorontalo.
“Pelatihan mencakup sejumlah bidang keterampilan, seperti pelatihan operator komputer, make up artis, servis sepeda motor injeksi, serta keterampilan menjahit,” jelas Kisman. (Adv)
