RIOT Gorontalo, Komunitas Yang Jadikan Lari Sebagai Terapi

Komunitas RIOT Gorontalo. Foto: istimewa

Pojok6.id (Olahraga) – Aktifitas lari yang kini ramai dilakukan oleh masyarakat, semakin kesini semakin menjadikan gaya hidup baru. Tak hanya untuk menjaga kesehatan, lari juga bisa dijadikan sebagai terapi tubuh.

Hal itulah yang dilakukan oleh RIOT Gorontalo, salah satu komunitas lari di Gorontalo yang menjadikan lari sebagai terapi, sesuai tagline yang juga merupakan kepanjangan dari nama mereka: Running Is Our Therapy (RIOT).

Saat diwawancara, Kapten RIOT Gorontalo, Vera Anastasia mengatakan, bahwa RIOT Gorontalo awal terbentuk pada 8 November di tahun 2017, setahun setelah RIOT Indonesia berdiri yakni tanggal 29 Juli 2016.

Read More

“RIOT Gorontalo merupakan bagian dari RIOT Indonesia, yang saat ini punya 15 Chapter di seluruh Indonesia. Dan member kami yang ada di grup inti sebanyak 121 orang, dan yang welcoming member sekitar 30an orang,” kata Vera.

Vera menambahkan, sejak RIOT Gorontalo terbentuk sudah mengikuti berbagai iven lari, baik di lokalan Gorontalo hingga ke iven level nasional bahkan internasional.

“Member kami sudah pernah mengikuti event nasional sejak tahun 2018 sampai 2025, awalnya pada Bukopin Marathon, Maybank Bali Marathon & Pocari Sweat Run Bandung di tahun 2018 dan 2019. Di tahun 2020 dan 2021 karena pandemi tidak ada event lari, baru di tahun 2022 mulai ikut race lagi pada event internasional Standard Chartered Singapore Marathon, di tahun 2023 ada yang ikutan di World Marathon Majors (WMM) di Berlin, Jerman, tahun 2024 PSRI Bandung Marathon dan tahun 2025 yang terbaru kami ikut BTN Jakarta International Marathon di semua kategori, karena tahun ini terbanyak member kami yang ikut race di luar daerah dibanding tahun sebelumnya,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang ingin bergabung dan menjadi member RIOT Gorontalo, lanjut Vera, caranya sangat mudah dan tidak ada persyaratan khusus. Cukup konfirmasi melalui DM Instagram RIOT Gorontalo atau teman yang sudah jadi member RIOT Gorontalo itu sendiri.

“Tidak ada persyaratan khusus, semuanya bisa gabung. Cukup DM lewat instagram kami atau mungkin punya kenalan member kami juga bisa. Selanjutnya tinggal ikutan weekly activity kami, karena dengan begitu kami bisa pantau keseriusan calon member yang ingin bergabung,” ungkapnya.

Komunitas RIOT Gorontalo saat latihan di Senayan Jakarta. Foto: istimewa

Vera juga menjelaskan, RIOT Gorontalo memiliki kegiatan rutin mingguan dan bulanan yang diikuti oleh semua member. Untuk kegiatan mingguan setiap Selasa diisi dengan Easy Run oleh masing masing member dan Selasa malam Strength Running di depan Citimall, hari Rabu diisi dengan Interval di GOR Nani Wartabone, Kamis diisi dengan Fartlek di GOR Nani Wartabone.

“Untuk hari Jumat itu diisi dengan Speed Day, sama dengan Easy Run dilakukan oleh masing-masing member, karena menyesuaikan dengan kesibukan member kami yang memiliki latar belakang pekerjaan yang berbeda beda. Nah di hari Sabtu itu kami semua member berkumpul untuk Easy Run, dengan titik kumpul di Indomaret Taruna Remaja. Dan untuk calon member itu kami minta gabung di hari Sabtu, sekalian kenalan. Dan di hari Minggu itu diisi dengan Long Run, dengan jarak diatas 10 K,” kata Vera.

RIOT Gorontalo sendiri pernah menjadi Community Partner di dua iven lari di Gorontalo, yakni di bulan Desember tahun 2024 di HAKORDIA Run yang digelar oleh Kejari, dan UNG Half Marathon.

Jadi buat masyarakat Gorontalo yang tertarik bergabung dengan komunitas RIOT Gorontalo, bisa langsung menghubungi lewat instagram RIOT Gorontalo.

Related posts