Pojok6.id (Limboto) – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, meluncurkan program Bhakti Satya Praja (BSP) sebagai penguatan pelayanan publik berbasis posyandu di seluruh desa dan kecamatan. Peluncuran itu dilakukan di Puskesmas Boliyohuto, Selasa (22/07/2025).
BSP dirancang untuk mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Program ini sebagaimana amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, yaitu pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial, perumahan dan permukiman, pekerjaan umum, serta ketentraman dan ketertiban umum.
“Ini bukan program baru, tapi revitalisasi dari gerakan yang dulu dikenal sebagai Gerakan Masyarakat (GM). Sekarang kita perkuat lewat BSP dan kita turun langsung ke desa,” ungkap Bupati Sofyan dalam sambutannya.
Pada kesempatan tersebut, Sofyan juga mengukuhkan Tim Posyandu tingkat desa dan kecamatan se-Boliyohuto. Selain itu, ia juga menyerahkan secara simbolis satu unit mobil ambulans untuk puskesmas Asparaga.
“Pelayanan publik tak bisa hanya menunggu di kantor. Kita harus hadir langsung, pastikan masyarakat terlayani secara menyeluruh,” imbuhnya
Program BSP juga mencakup penguatan bidang literasi, olahraga, budaya, serta pemberdayaan kader PKK melalui gerakan Sapa PKK dan Bakti Citizen. Seluruh OPD teknis dilibatkan dalam pelaksanaan program ini secara lintas sektor.
”Melalui BSP, Pemerintah Kabupaten Gorontalo tampaknya hendak membentuk target sistem pelayanan berbasis masyarakat yang terstruktur, inklusif, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup warga desa,” tutupnya. (adv)
