Pasar Senggol Tahun Ini Lebih Awal, Ada Perubahan Jumlah dan Lokasi Petak

Suasana pengukuran lapak Pasar Senggol. Foto: Dokpim Pemkot

Pojok6.id (Kota Gorontalo) – Pasar Senggol di Kota Gorontalo akan dilaksanakan lebih awal. Hal itu bisa dilihat dari dilaksanakannya pengukuran pada Ahad (22/2/2026) malam. Akan ada perubahan jumlah dan lokasi petak untuk Pasar Senggol tahun ini.

Pengukuran dilakukan di lima titik yang tersebar di dua kelurahan. Empat titik berada di Kelurahan Biawao, masing-masing di Jalan MT Haryono, Jalan Sutoyo, Jalan S Parman, dan Jalan Suprapto. Satu titik lainnya berada di Kelurahan Limba B, tepatnya di Jalan Imam Bonjol. Seluruhnya masuk wilayah Kota Selatan.

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengatakan, untuk tahun ini ada perubahan jumlah dan lokasi petak yang akan digunakan untuk lokasi Pasar Senggol.

Read More

“Untuk pasar sentral sudah tidak ada, karena digunakan untuk kawasan kuliner Kampung Ramadan. Begitu juga Jalan Raja Eyato, itu akan digunakan sebagai parkir,” kata Adhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perdagin) Kota Gorontalo, Haryono Suronoto, mengatakan pengukuran dilakukan agar seluruh lapak memiliki ukuran yang seragam dan tidak melewati batas yang telah ditentukan.

“Penataan ini harus jelas dari awal. Setiap pedagang akan menempati ruang sesuai ukuran yang sudah ditetapkan, sehingga tidak ada saling klaim atau perluasan lapak di luar ketentuan,” ujar Haryono di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan, kepastian ukuran dan batas lapak menjadi kunci, agar aktivitas jual beli dapat berlangsung tertib tanpa mengganggu akses masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lukman Kasim, yang membahas kesiapan pengendalian sampah selama Pasar Senggol berlangsung.

“Kami akan siapkan pola pengangkutan rutin agar tidak terjadi penumpukan. Pedagang juga diharapkan ikut menjaga kebersihan di sekitar lapaknya,” ujarnya.

Selain itu, pengukuran turut dihadiri unsur kepolisian dari Intelkam dan Reskrim Polresta Gorontalo Kota, Satpol PP, serta para pengelola.

Hasil pengukuran akan menjadi dasar pembahasan lanjutan, sebelum Pasar Senggol resmi dibuka pada Ramadan tahun ini. (adv)

Related posts