Nilai SAKIP Pemprov Gorontalo Raih Predikat Baik

Predikat Baik
Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan KemenPANRB, Erwan Agus Purwanto, memberikan sambutan secara virtual pada SAKIP Award tingkat Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Kamis (22/7/2021). (Foto : Haris)

Pojok6.id (Gorontalo) – Pemerintah Provinsi Gorontalo memperoleh predikat B atau baik untuk penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah () tahun 2020 yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

“Hasil ini menunjukkan bahwa implementasi manajemen kinerja mulai terbangun dengan baik, khususnya dalam upaya peningkatan kinerja Pemerintah Provinsi Gorontalo,” ungkap Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan KemenPANRB, Erwan Agus Purwanto, dalam sambutannya secara virtual pada SAKIP Award tingkat Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Kamis (22/7/2021).

Erwan menuturkan, penilaian akuntabilitas kinerja untuk kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo juga menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Dari enam kabupaten/kota, lima di antaranya memperoleh predikat B atau baik, dan satu kabupaten telah berhasil memperoleh predikat BB atau sangat baik, yaitu Kabupaten Bone Bolango. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan semangat dan komitmen yang kuat dari gubernur, bupati dan wali kota dalam mendorong akuntabilitas kinerja di Gorontalo.

Read More

Erwan berharap, bagi kabupaten/kota yang masih berpredikat B untuk fokus pada upaya efektivas dan efisiensi anggaran. Di antaranya melalui upaya penyempurnaan cascade atau turunan kinerja hingga ke level individu, penyelesaian target kinerja tingkat pemerintah daerah melalui kolaborasi seluruh OPD, monitoring dan evaluasi berkala atas kinerja OPD, serta pemanfaatan aplikasi perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi.

“Untuk pemerintah daerah dengan predikat BB, saya berharap mulai berfokus pada implementasi performance base organization termasuk upaya untuk menciptakan reward dan punishment yang berdasar pada aspek kinerja,” ujarnya.

Penilaian SAKIP meliputi lima aspek, yaitu perencanaan, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi kinerja, dan capaian kinerja. Dari kelima aspek itu, SAKIP tahun 2020 memperoleh nilai sebesar 68,05, meningkat dari nilai tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 67,70. (adv)

Related posts