Terkait Dugaan Pelanggaran, Nelson : Tidak ada Hubungannya Dengan Pilkada

Pilkada
Calon Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo (tengah), saat melakukan conferensi pers di Kantor PPP Telaga Biru. Sabtu,(10/10/2020) . (Foto _ Tiwi)

LIMBOTO – Calon bupati Nelson Pomalingo dengan tegas mengatakan bahwa pelanggaran yang dilakukan tidak ada hubungannya dengan Pilkada. Hal tersebut disampaikan Nelson menanggapi dugaan pelan ggaran yang dilaporkan oleh salah satu warga atas nama Robin Bilondatu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo.

Dalam laporan tersebut, tindakan terlapor sebagai calon bupati petahana melaksanakan 3 program dan kegiatan yakni, jelajah wisata, produksi hand sanitizer NDP 912, dan penyerahan bantuan melalui Dinas Perikanan Kabupaten Gorontalo.

“Sebenarnya ini karena ada covid – 19 dan ada ketambahan Dana Insentif Daerah (DID), sehingga itu kita gunakan. Nah disitu saya dianggap melanggar sebagai bupati melakukan pencitraan. Maka saya tegaskan, tidak ada pencitraan atau menguntungkan diri saya untuk pemilihan,” jelas Nelson, dalam jupa pers di Sekretariat Tim Pemenangan NDH. Sabtu malam (10/10/2020).

Read More

Nelson juga menegaskan tidak ada kampanye di kegiatan jelajah wisata, murni kegiatan komunitas jadi tidak ada hubungannya dengan pemilihan.

“Saya hadir di kegiatan itu (jelajah wisata) sebagai pembina komunitas, tidak ada simbol simbol yang terkait dengan saya sebagai calon atau simbol simbol yang lain dalam rangka pemilihan calon bupati dan wakil bupati nanti,” tambahnya.

Nelson melihat, bahwa dalam proses ini ada keanehan yaitu sudah dilakukan pemeriksaan sebelumnya oleh Panwas bahkan Bawaslu setelah itu dihentikan, dan muncul laporan baru sehingga ini akan menjadi bahan dalam rangka memperdebatkan masalah ini.

“Tentunya kami tidak sampai disini, masih ada jalan. Kita ingin berjuang kebenaran kita. Kita berharap dengan tahapan berikut, orang – orang yang memproses ini adalah memang secara objektif menggali apa yang kita lakukan,” tandasnya. (tiw)

Related posts