Menteri PKP Apresiasi Progres Bedah Rumah di Gorontalo, November Akan Tinjau Langsung

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, saat mengikuti Rapat evaluasi progres program Bedah Rumah/BSPS yang digelar secara virtual melalui Zoom. (Foto: Istimewa)

Pojok6.id (Gorontalo) – Progres program Bedah Rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Provinsi Gorontalo, mendapat apresiasi dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi progres program Bedah Rumah/BSPS, yang digelar secara virtual melalui Zoom, Senin (21/9/2026). Dalam rapat tersebut, Menteri PKP menyoroti perkembangan pelaksanaan program perumahan di Gorontalo, sekaligus menyampaikan rencana kunjungan langsung ke daerah pada November mendatang.

Pada tahun 2026, Provinsi Gorontalo mendapat alokasi program Bedah Rumah/BSPS sebanyak 6.066 unit. Berdasarkan data per 21 September 2026, realisasi keuangan Satker PKP Provinsi Gorontalo telah mencapai Rp53,48 miliar dari total pagu Rp85,60 miliar, atau sekitar 60,99 persen.

Read More

Dari total alokasi tersebut, sebanyak 3.354 unit telah terealisasi secara keuangan, sementara 98 unit di antaranya telah menyelesaikan pembangunan secara fisik hingga 100 persen.

Progres juga terlihat dari tahapan verifikasi calon penerima bantuan. Hingga 21 September 2026, verifikasi telah diselesaikan terhadap 4.684 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.147 unit atau 45,83 persen direkomendasikan sebagai Calon Penerima Bantuan (CPB), sedangkan 2.674 unit telah mengantongi Surat Keputusan Pejabat Pembuat Komitmen (SK PPK).

Capaian tersebut menunjukkan proses pelaksanaan program terus bergerak, mulai dari tahapan verifikasi, penetapan penerima, hingga realisasi pembangunan rumah bagi masyarakat penerima manfaat.

Selain program Bedah Rumah/BSPS, dukungan terhadap akses masyarakat terhadap hunian layak juga dilakukan, melalui sejumlah program pembiayaan dan kemudahan perizinan.

Realisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tercatat sebanyak 1.073 unit dari total alokasi kuota tahun 2026 sebanyak 2.067 unit. Sementara itu, insentif pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) telah terealisasi untuk 196 unit dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebanyak 300 unit, dengan realisasi terbanyak berada di Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo.

Menanggapi laporan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Gorontalo. Ia juga mengungkapkan rencananya untuk melihat secara langsung, hasil pelaksanaan program Bedah Rumah sekaligus bertemu dengan masyarakat penerima bantuan.

“Saya dibisiki Pak Mendagri, kerja Gubernur Gorontalo ini bagus, feeling saya juga demikian, Pak Gubernur bisa bawa Gorontalo maju. Makanya November nanti saya ke Gorontalo, saya ingin melihat langsung rumah-rumah yang sudah dibedah dan bertemu masyarakat penerimanya,” ujar Maruarar.

Rencana kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum, untuk melihat secara langsung dampak program perumahan terhadap masyarakat, khususnya penerima manfaat Bedah Rumah/BSPS di Provinsi Gorontalo.

Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mendorong percepatan pelaksanaan program perumahan, agar bantuan yang dialokasikan dapat segera dirasakan masyarakat, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan hunian yang layak, aman, dan terjangkau. (Adv)

Related posts