Launching Warkop Demokrasi Kesbangpol, Bupati Nelson : Sebagai Tempat Diskusi

Bupati Gorontalo saat memberikan sambutan pada Launching Warkop Demokrasi. Foto Tiwi

Pojok6.id (Limboto) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) meresmikan Warkop Demokrasi, dalam rangka silaturahim untuk menyongsong Pemilu 2024 yang aman dan bermartabat, Senin Malam,(4/12/2023).

Bupati Gorontalo, , menyampaikan launching warkop demokrasi ini di adakan seiring dengan dimulainya pelaksanaan kampanye, maka warkop ini menjadi tempat untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Biasanya kampanye ini menimbulkan gesekan kompetisi, bahkan menimbulkan hal-hal negatif di lapangan. Maka kami pemerintah daerah berinisitaif melakukan silaturahmi antara para caleg. Dan warkop ini para caleg bisa datang kesini pada saat mereka sudah cape di lapangan,” ucap Nelson saat di wawancarai

Read More

Warkop ini juga sebagai posko informasi, posko silaturahim, posko untuk mengevalusi setiap hari juga menjadi tempat diskusi karena menurutnya banyak caleg yang belum memahami aturan – aturan.

“Sehingga kita boleh saja mengundang KPU dan Bawaslu, dan ini jugga menjadi media bagi Bawaslu dan KPU untuk melakukan sosialisasi,” ungkapnya

Terakhir, kata Nelson, warkop demokrasi ini juga menjadi ajang evaluasi perkembangan pemilu dan untuk Kabupaten Gorontalo, ia menjelaskan sampai saat ini tidak ada masalah yang berkaitan dengan pemilu.

“Kita berharap ini terjaga terus dan saya sudah meminta kepada Kesbangol untuk ada piket disini, begitu juga dengan saudara-saudara wartawan bisa datang kesini untuk mencari informasi perkembangan-perkembangan yang ada,” tandasnya

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesabangpol), Burhan Ismail, menambahkan bahwa kegiatan ini dibuat atas inisiatif dan instruksi Bupati Gorontalo dalam menyongsong pemilu 2024.

Oleh karena itu, ia berharap melalui launching warkop demokrasi ini, semua pengurus partai politik, LSM, dan para tokoh masyarakat untuk bisa sama-sama mendorong terciptanya pesta demokrasi yang damai dan bermartabat.

“Kita harus enjoy untuk menjalani pemilu ini meskipun pilihan berbeda tapi kita harus memberikan pendidikan politik yang positif kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Gorontalo bahwa kita bisa berbeda pilihan tetapi harmonisasi dikalangan masyarakat tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya. (Adv)

Related posts