KEP Insan Mandiri Bone Pantai Raih Prestasi Nasional

Bupati Bonebol Hamim Pou saat melakukan panen raya cabai organik di lahan Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) Insan Mandiri, Desa Tunas Jaya, Kecamatan Bone Pantai, beberapa waktu yang silam. Foto : dok.Hms

– Sektor Kabupaten Bone Bolango kembali mengukir prestasi dan akan menerima penghargaan di tingkat nasional. Penghargaan tersebut diterima dalam kategori Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) Berprestasi, yakni KEP Insan Mandiri Bone Pantai.

Penghragaan tersebut rencananya akan diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman, pada tanggal 16 Agustus mendatang di Auditorium Gedung F Kementrian Pertanian.

β€œIni menjadi prestasi yang cukup membanggakan bagi Kabupaten Bonebol. Apalagi yang menerima penghargaan ini akan mengikuti rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73 tahun 2018 di Istana Negara,” kata Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bonebol, Roswaty Agus, Kamis (9/8/2018).

Read More

Menurutnya, KEP Insan Mandiri Bone Pantai dikelola oleh Apris Nasrun Buhungo. Seorang pemuda kelahiran Desa Tamboo, Kecamatan Bone Pantai, yang pernah berprofesi sebagai petugas air minum isi ulang dan tukang becak motor (bentor), sebelum menekuni profesi petani pada tahun 2008 yang silam.

Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Apris Nasrun Buhungo menceritakan, pertama kali dirinya menjadi petani mencoba membudidayakan jagung dan pisang. Tapi keuntungan jagung kurang memuaskan, karena kendala teknis dilapangan berupa hama babi hutan dan harga yang rendah.

Walaupun saya hanya orang yang beralih profesi menjadi petani, saya sangat bersemangat mengikuti kegiatan pola sekolah lapang yang diadakan oleh Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura(BPTPH) Provinsi Gorontalo,” kata Apris.

Setelah berjalan beberapa tahun, kelompok Tani Maju Bersama mengalami kemajuan dalam usaha tani. Oleh penyuluh pendamping wilayah binaan mengusulkan Kelompok Tani tersebut ke Bidang Kelembagaan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) waktu itu, untuk dimasukkan dalam penumbuhan Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP). (rls)

Related posts