Pojok6.id (Gorontalo) – Gubernur Gorontalo, Gusnar, menerima audiensi Kepala Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo, Zamzam Harori. Dalam pertemuan itu, Zamzam memaparkan sejumlah program, mulai dari penguatan literasi, penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik, hingga pelestarian dan penguatan bahasa daerah. Di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Jumat (2/10/2026).
Zamzam juga mengundang Gubernur untuk hadir dalam penandatanganan MoU bersama Kepala Badan Bahasa, bertajuk “Penyelenggaraan Pemerintahan melalui Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra”.
Gubernur Gusnar merespons positif upaya tersebut. Ia menilai literasi penting karena inheren dengan minat baca.
“Kalau minat bacanya tumbuh, literasi kita ikut kuat,” ujarnya.
Gusnar juga berharap Bahasa Indonesia tidak dikacaukan oleh bahasa gaul.
“Bahasa gaul boleh untuk pergaulan, tetapi Bahasa Indonesia harus tetap terjaga,” katanya.
Khusus bahasa daerah, Gusnar menaruh perhatian serius dan menitipkan agar bahan ajarnya difokuskan.
“Di kurikulum tidak perlu dinamai Muatan Lokal, langsung saja Bahan Ajar Bahasa Daerah,” tegasnya. (Adv)
