Pojok6.id (UNG) – Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan Universitas Negeri Gorontalo (FKTP UNG) menandatangani perjanjian kerjasama strategis dengan Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI), dalam rangka memperkuat pengembangan sektor perikanan di Indonesia, khususnya di wilayah Gorontalo.
Perjanjian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, riset, serta pemanfaatan teknologi perikanan yang berkelanjutan.
Acara penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan di Grand Q Hotel dan dihadiri oleh Dekan Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan UNG, Prof. Yuniarti Koniyo, serta Direktur Yayasan MDPI, Yasmine Simbolon, pada acara Pertemuan Reguler Komite Pengelola Bersama Perikanan Provinsi Gorontalo.
Dekan FKTP UNG, Prof. Yuniarti Koniyo, mengatakan bahwa perjanjian kerjasama ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kapasitas akademik, serta kontribusi nyata dalam pengelolaan dan pemberdayaan potensi kelautan dan perikanan yang ada di Indonesia.
“Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan, baik dari segi pendidikan, riset, maupun pengembangan teknologi yang akan bermanfaat bagi masyarakat pesisir,” harapnya.
Menurutnya, kerjasama ini akan memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri perikanan. Sebab kerjasama ini dapat mendorong peningkatan hasil perikanan yang berkelanjutan, serta memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat perikanan di berbagai daerah.
“Perjanjian kerjasama ini mencakup berbagai aspek, antara lain pelaksanaan penelitian bersama, pengembangan kurikulum yang berbasis pada kebutuhan industri perikanan, serta program pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pelatihan dan seminar,” jelasnya.
Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan akan terjalin sinergi yang positif antara Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan Universitas Negeri Gorontalo, Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia, serta berbagai pihak terkait lainnya untuk memajukan sektor perikanan di Indonesia, sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya alam kelautan dan perikanan. (Adv)