Dosen dan Mahasiswa FEB UNG Dorong Pemanfaatan Sumber Daya Alam Lokal di Desa Botubarani

Dosen dan Mahasiswa FEB UNG bersama masyarakat Desa Botubarani, saat melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. (Foto: Istimewa)

Pojok6.id (UNG) – Dosen dan mahasiswa Program studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB UNG) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango.

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Sumber Daya Lokal Cumi dan Buah Kelapa di Desa Botubarani” itu, dibuka secara langsung oleh Sekretaris Desa Botubarani, Salma Yunus, Sabtu (11/5/2024).

Ketua tim pengabdian masyarakat, Raflin Hinelo, mengungkapkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, pihaknya turut bermitra dengan kelompok Ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Botubarani.

Read More

“Kegiatan pengabdian ini merupakan implementasi mata kuliah Manajemen Bisnis Kawasan (MBK). Dimana tujuannya juga agar melatih mahasiswa, untuk bisa mengimplementasikan pengetahuan yang mereka dapat dikelas, untuk masyarakat,” ungkap Raflin yang juga merupakan dosen pengampu MK tersebut.

Selain itu, ia berharap agar melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, akan mampu mendorong masyarakat Desa Botubarani, untuk membuat serta melahirkan produk-produk yang berasal dari sumber daya alam lokal di Desa Botubarani yang memiliki nilai jual tinggi.

“Sehingga masyarakat mampu membuat produk pangan dari bahan cumi dan kelapa, sebagai usaha alternatif meninglatkan pendapatan. Apalagi Desa Botubarani ini merupakan desa dengan wisata yang sudah begitu dikenal, baik ditingkat nasional maupun internasional,” pungkas Dekan FEB UNG itu.

Berikut dosen dan mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango :

Ketua Tim : Dr. Raflin Hinelo, M.Si

Tim Ahli : Dr. Andi Yusniar Mendo, M.Si dan Dr. Selvi, SE, M.Si

Kelompok D Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG : Fadli Adam, Indrawahyu S.Lapado, Aris Kurniawan, Merlin Poloalo, Dwi Aminarti Maele, Sri Widyaningsi Nurkamiden, Paramita Supu, dan Alwiah Arkani. (Adv)

Related posts