Pojok6.id (DPRD) – Anggota DPRD Kota Gorontalo, Totok Bachtiar, menyoroti banyaknya kendaraan dinas milik pemerintah daerah yang sudah tidak dapat dimanfaatkan, karena mengalami kerusakan berat dan tidak terurus.
Hal itu disampaikannya saat diwawancarai usai Rapat Panitia Khusus (Pansus) III di Aula I DPRD Kota Gorontalo, Senin (2/3/2026). Menurut Totok, kondisi tersebut terjadi karena belum adanya bidang khusus, yang menangani pengelolaan sarana dan prasarana di masing-masing dinas.
“Banyak sekali aset yang tidak bisa digunakan lagi karena rusak berat. Bahkan ada yang rusak, karena tidak ada yang secara khusus mengurusnya,” ujarnya.
Ia mencontohkan kondisi di Dinas Pendidikan yang memiliki cukup banyak aset, baik kendaraan dinas maupun bangunan sekolah. Namun hingga kini belum ada unit atau bidang yang secara spesifik, bertanggung jawab mengelola dan merawat sarana prasarana tersebut.
Tak hanya kendaraan, Totok juga menyoroti penanganan sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan, seperti atap bocor, terdampak banjir, hingga perabot yang rusak. Selama ini, persoalan tersebut masih dirangkap oleh Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), sehingga dinilai kurang maksimal.
“Selama ini urusan sekolah bocor, kebanjiran, sampai perabot rusak itu masih dirangkap oleh Dikdas. Tentu ini membuat penanganannya kurang fokus,” tambah legislator dari Partai Golongan Karya tersebut.
Atas kondisi itu, Totok menyarankan agar Dinas Pendidikan maupun dinas lainnya membentuk satu bidang khusus sarana dan prasarana yang bertanggung jawab terhadap seluruh aset, baik aset bergerak seperti kendaraan dinas maupun aset tidak bergerak, seperti bangunan sekolah.
Ia berharap usulan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah, guna meningkatkan efektivitas pengelolaan aset serta mendukung pelayanan pendidikan yang lebih optimal di Kota Gorontalo. (Adv)
