Buka Muscab IBI, Maryam Sofyan Puhi : Bidan Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan

Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Gorontalo, Maryam Sofyan Puhi, saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Gorontalo Tahun 2026. Foto Humas

Pojok6.id (Limboto) – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Gorontalo, Maryam Sofyan Puhi, resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Gorontalo Tahun 2026.

Kegiatan itu dirangkaikan dengan Seminar Kesehatan Mental Ibu dan Tumbuh Kembang Anak, dengan tema “Deteksi Dini Masalah Psikologis dan Speech Delay dalam Praktik Kebidanan”, yang di gelar di Gedung David Bobihoe Universitas muhamadiyah Gorontalo, Sabtu (16/5/2026).

Dalam sambutannya, Maryam menegaskan bahwa bidan merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak di daerah.

Read More

“Bidan adalah ujung tombak dalam pencegahan risiko kehamilan, deteksi dini komplikasi, edukasi kesehatan reproduksi hingga pencegahan stunting,” ujar Maryam.

Menurutnya, keberadaan bidan sangat strategis karena menjadi tenaga kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat, hingga tingkat desa.

“Peran bidan di lapangan sangat penting dalam memberikan edukasi, pendampingan serta pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat, khususnya bagi ibu hamil dan balita,” jelasnya.

‎Melalui Muscab IBI, Maryam berharap mampu melahirkan kepengurusan yang solid, serta program-program inovatif demi memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Gorontalo.

Sementara itu, Ketua IBI Kabupaten, Emsthiwaty T.Hiola, menjelaskan  pelaksanaan Muscab IBI Kabupaten Gorontalo merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Musyawarah Daerah, untuk periode kepengurusan yang mengikuti kepengurusan pusat tahun 2023–2028.

Menurutnya, pelaksanaan Musda sebelumnya mengalami keterlambatan, sehingga berdampak pada pelaksanaan Muscab di tingkat cabang. 

Namun begitu, tambah dia, hal tersebut tidak menurunkan semangat seluruh pengurus dan anggota IBI Kabupaten Gorontalo, untuk tetap melaksanakan agenda organisasi ini.

“Muscab ini sangat penting sebagai bagian dari konsolidasi organisasi. Selain untuk menerima laporan pertanggungjawaban pengurus lama dan memilih kepengurusan baru, forum ini juga menjadi wadah menyusun program-program strategis lima tahun ke depan,” jelas Emsthiwaty.

Ia mengatakan, salah satu program prioritas IBI Kabupaten Gorontalo ke depan adalah mendukung program pemerintah daerah, dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

“Di Provinsi Gorontalo angka kematian ibu dan bayi saat ini masih berada di angka 21 kasus, sementara Kabupaten Gorontalo berada di angka tujuh kasus. Karena itu, kami akan terus memaksimalkan pelayanan kebidanan hingga tingkat desa demi meningkatkan kesehatan ibu dan anak,” tandasnya. (Adv)

Related posts