Bersama Pemuda Muhammadiyah Gorontalo, Abdurrahman Abubakar Bachmid Gelar Sosialisasi

Pemuda Muhammadiyah
Sosialisasi Empat Konsensus Dasar Bernegara yang diselenggarakan oleh DPD RI Dapil Gorontalo Abdurrahman Abubakar Bachmid bekerjasama dengan Pemuda Muhammadiyah Gorontalo. (Foto; Istimewa)

Pojok6.id (DPD) – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Gorontalo, Abdurrahman Abubakar Bachmid, bekerjasama dengan Gorontalo, menggelar Sosialisasi Empat Konsensus Dasar Bernegara yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Eljie, Kota Gorontalo, Minggu (6/11/2022).

Dalam wawancaranya, Bachmid mengatakan sosialisasi ini merupakan agenda rutin dari MPR RI untuk memasyarakatkan nilai-nilai Pancasila, serta melahirkan perubahan bagi Indonesia ini kearah yang lebih baik. Bukan hanya perubahan secara fisik saja, namun perubahan nilai secara universal.

“Yang menjadi penggerak utama perubahan itu adalah orang-orang baik, dan yang lebih bagus, sejarah juga mengatakan bahwa kebanyakan yang namanya perubahan bangsa itu dimulai dari gerakan anak muda,” ungkap Ustadz Bachmid sapaan akrabnya.

Read More

Oleh karena itu, dirinya juga berharap besar bahwa pemuda-pemuda Muhammadiyah ini akan menjadi unsur utama yang memberikan pembaharuan, penggerak kebangkitan nasionalisme, kebangkitan umat dan bangsa Indonesia.

“Alhamdulillah pemuda-pemuda Muhammadiyah adalah orang-orang yang sudah terbina sejak awalnya. Bahkan sejak dari mahasiswanya mereka sudah terbina, jadi pada dasarnya mereka adalah orang-orang baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Provinsi Gorontalo, Arman Sayiu mengatakan, tujuan dari sosialisasi ini adalah supaya bagaimana peran sebagai anak muda itu bukan hanya sekedar untuk paham tentang persoalan agama saja.

“Tetapi juga bagaimana untuk menjadi pemuda yang pancasilais agar supaya kedepannya, kita sebagai pemuda dalam memajukan negara ini, ada pada pundak kita sebagai pemuda yang merupakan harapan bangsa juga agama,” terangnya.

Terlebih lagi kata Arman, menghadapi era modernisasi saat ini, para pemuda lebih cenderung bagaimana memahami untuk bisa hidup kedepan, namun sikap dan perilaku sering tidak berkesesuaian dengan pancasila.

Untuk itu, dirinya berharap dengan adanya kegiatan semacam ini, dapat lebih meningkatkan pemahaman bagi para pemuda, lebih khususnya para pemuda Muhammadiyah Gorontalo.

“Sehingganya perlu dilakukan pengisian kembali kepada mereka, agar supaya mereka bisa lebih paham tentan persoalan Pancasila,” tukasnya.

Related posts