Pojok6.id (DPRD) – Keberadaan gelandangan dan pengemis yang masih kerap terlihat di sejumlah ruas jalan di Kota Gorontalo, mendapat sorotan dari Anggota DPRD Kota Gorontalo, Supriadi Lameo. Ia menilai, pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah tegas dan terukur, agar fenomena tersebut tidak terus berlanjut di ruang publik.
Menurut Supriadi, penertiban tidak cukup hanya dengan imbauan, tetapi harus disertai tindakan nyata seperti razia rutin serta program pembinaan yang berkelanjutan.
“Perlu ada tindakan konkret dari pemerintah daerah, mulai dari razia, penertiban, hingga memberikan arahan dan pelatihan keterampilan. Bahkan kalau perlu diberikan modal usaha, agar mereka bisa mandiri,” ungkap Supriadi, Selasa (7/4/2026).
Ia menegaskan, upaya tersebut penting untuk membuka peluang bagi para gelandangan dan pengemis agar dapat meningkatkan taraf hidup, sehingga tidak lagi bergantung pada aktivitas meminta-minta di jalanan.
Supriadi juga menekankan pentingnya konsistensi dalam penegakan aturan. Menurutnya, jika masih ada yang enggan mengikuti arahan, maka penindakan harus dilakukan secara berulang hingga menimbulkan efek jera.
“Kalau memang tidak mau, ya harus ditindak setiap hari. Kalau dibiarkan, mereka akan terus ada di mana-mana. Ini terjadi karena ada pembiaran,” tegasnya.
Lebih jauh, ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap indikasi eksploitasi anak, yang kerap ditemukan di lapangan. Ia mengaku masih menjumpai anak-anak yang ikut berada di jalan hingga larut malam, bahkan dalam kondisi cuaca yang tidak mendukung.
“Kadang saat hujan gerimis, sampai jam 12 bahkan jam 1 malam masih ada anak kecil di jalan. Ini sudah mengarah ke eksploitasi anak dan tidak bisa dibiarkan,” ungkapnya.
Ia berharap, pemerintah daerah dapat segera merumuskan langkah terpadu yang tidak hanya menertibkan, tetapi juga memberdayakan, sehingga persoalan sosial ini dapat ditangani secara menyeluruh dan berkelanjutan. (Adv)
