Take a fresh look at your lifestyle.
Iklan Diatas Menu

Bagikan BLP3G, Gubernur Minta Masyarakat Patuhi Imbauan Pemerintah

Pojok6.id (Gorontalo)Masyarakat Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, menerima Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G), yang dikemas dalam Bakti Sosial dan NKRI Peduli. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada 15 KPM oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, di depan Rumah Dinas Gubernur, Rabu (8/9/2021).

Dalam sambutannya Gubernur Rusli menyampaikan segala macam bantuan untuk membantu masyarakat terdampak covid-19, sudah diserahkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Masyarakat diminta hanya patuh dengan apa yang disampaikan oleh pemerintah utamanya terkait protokol kesehatan.

“Dengarkan dulu pemerintah. Dengarkan pak presiden, para menteri, gubernur, bupati walikota sampai ke tingkat kecamatan dan desa. Itu yang disampaikan adalah kebaikan kita semua. Vaksin itu ikhtiar untuk memutus penyebaran covid-19. Jangan mendengarkan hoax,” ujar Rusli

Tetapi Rusli menilai semakin kesini masyarakat paham apa itu virus corona. Ia hanya bisa berharap, masyarakat untuk turut membantu pemerintah dalam memutus penyebaran virus corona ini. Untuk bantuan bahkan sampai 2022, anggaran masih dikhususkan untuk penanggulangan corona.

“Ini saya, pak Sekda dan pak Thomas dari DPRD akan membahas anggaran untuk 2022. Presiden dan Kemendagri menyampaikan anggaran 2022 masih fokus penanggulangan covid-19. Untuk sembako, untuk obat – obatan, rumah sakit. Jadi masyarakat jangan khawatir,” beber gubernur dua periode ini.

Bantuan berupa beras 10 kilogram, minyak goreng dua liter, gula pasir satu kilogram dan telur ayam 10 butir ini diserahkan kepada 185 keluarga penerima manfaat (KPM) di Biawao.

Bansos BLP3G bersumber dari APBD Provinsi Gorontalo Tahun 2021 dengan kuota 90 ribu KPM. Realisasi penyaluran sampai dengan 8 September 2021 sebanyak 38.070 KPM atau 42,30 persen yang telah tersebar di 33 Kecamatan dan 329 Desa se Provinsi Gorontalo. (adv)

Comments are closed.