Take a fresh look at your lifestyle.
Iklan Diatas Menu

Wakil Ketua DPR-RI Berharap KEK Berbasis Perdesaan Bisa Menggali Potensi Setiap Desa

Pojok6.id (UNG) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Abdul Muhaimin Iskandar atau yang kerap disapa Gus Imin atau Cak Imin mengatakan, dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Berbasis Perdesaan ini, harus bisa menggali potensi yang ada di setiap Desa Kawasan Teluk Tomini dan Maluku Utara.

“Karena itu pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus berbasis perdesaan ini haruslah benar-benar mampu menggali potensi-potensi desa, sehingga bisa mampu menjadi salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi,” ungkap Gus Imin, saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Regional Meeting Kawasan Teluk Tomini dan Maluku Utara yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Sabtu (12/6/2021).

Selain itu, kata Gus Imin, sebagai daerah yang pembangunannya berlimpah, serta sektor wisata cukup besar, pengembangan kawasan ekonomi khusus berbasis perdesaan di wilayah Teluk Tomini ini, dapat menyuguhkan sebuah model pembangunan ekonomi yang berbasis partisipatif dengan melibatkan peran masyarakat secara aktif.

“Inilah sesungguhnya makna utama pembangunan dari pinggiran, dengan memperkuat pembangunan daerah dan desa, dimana dana desa yang secara nasional mencapai 72 triliun saatnya harus mampu menjadi pengungkit yang bergeliat bagi ekonomi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa, khususnya saat Pandemi saat ini,” terangnya.

Terakhir, Gus Imin mengapresiasi, atas pilihan pengembangan kawasan ekonomi khusus berbasis perdesaan di wilayah kawasan Teluk Tomini ini, yang dinilai nya sangat tepat dan menemukan momentum yang tepat pula.

“Apalagi disaat kondisi ekonomi bangsa ini sedang terpuruk, akibat hantaman Covid-19 dan ke Empat Provinsi dan Kabupaten didalamnya menjadi salah satu yang bisa menjadi daya tahan ekonomi yang kuat karena berbasis pertanian kelautan dan wisata yang menjadi salah satu penyangga di Wilayah ini,” pungkasnya. (adv/ryn)

Comments are closed.