Take a fresh look at your lifestyle.
Iklan Diatas Menu

Siapa Sangka Bursa Calon IKA SMANTIG Lahir Dari Sosok Perempuan

GORONTALO – Suci Desrianty Machmud menanggapi perihal Mubes IKA SMPPN 56-SMAN 3 (IKA SMANTIG) yang akan dihelat akhir bulan nanti di dua lokasi yang berbeda, yakni Mubes bertempat Hotel Aston dan reuni puncak sumber ria.

Menurutnya, ini suatu langkah transformasi baru yang akan menaikan elektabilitas Smantig dengan IKA SMA lainnya. Hal ini terlihat dari rangkaian yang sudah disiapkan oleh panitia pelaksana, dengan menyiapkan sedemikian rupa baik sarana dan prasarana kesuksesan Mubes ke IV tersebut.

Dalam beberapa pertemuan terakhir, Uci sapaan akrabnya menyampaikan, bahwa dirinya mendapat dukungan dari beberapa pihak, jauh sebelum Mubes ke IV akan dilaksanakan. Ia tidak menafikan secara detail, apakah dukungan tersebut bulat dari beberapa angkatan, melainkan hanya dukungan secara lisan baik dari lintas generasi.

Secara garis benang merah, Suci Desrianty Machmud merupakan alumni 2015 yang dimana nama angkatannya adalah Infinity. Perempuan kelahiran Gorontalo 20 Desember 1997 ini yakin maju dalam bursa calon ketua IKA Smantig nanti, karena meyakini bahwa isu feminisme dalam masyarakat masih tinggi, yang menganggap kedudukan perempuan masih dibawah dan hanya duduk manis saja.
Dengan keberadaanya maju sebagai calon IKA Smantig nanti, uci memberikan penjelasan bahwa semua mempunyai kesempatan yang sama, dan dirinya juga menyampaikan bahwa penguatan pengurus IKA Smantig akan diisi oleh perempuan-perempuan hebat.

Tidak hanya isu perempuan saja, ia menambahkan bahwa sudah waktunya generasi muda menjalankan roda kepemimpinan alumni tersebut. Faktor kesadaran tinggi yang dimilikinya secara kasat mata membeberkan suatu pernyataan, bahwa ketua IKA sekarang adalah mantan Rektornya di Universitas Negeri Gorontalo yakni Syamsu Qamar Badu adalah motifasinya maju dalam bursa calon nanti.

Hal itu dikatakannya mengingat atas prestasi yang ditorehkannya saat di bangku kuliah sebagai pertukaran mahasiswa pelajar Thailand, dalam program South East Teacher 2018 di Tawaradee High School.

“Memang prestasi saya tidak sebanding tegak lurus dengan ketua ika sekarang akan tetapi namanya pemimpin memiliki kelebihan dan kekurangan yang ada dan hal itu tidak menjadi suatu langkah mundur bagi saya,” tutur Uci.

Dirinya juga menegaskan, siap bertarung dan siap menerima siapa saja yang akan terpilih menjadi ketua IKA Smantig nanti. Terakhir uci menyampaikan bahwa dirinya tidak berambisi untuk menjadi ketua, akan tetapi jika dipercaya dia akan membangun jejaring tiap angkatan Smantig demi kemajuan bersama.

“Dan sebelum maju dalam bursa calon IKA Smantig, saya masih menunggu restu dari orang tua juga,” Tutup uci disela-sela kesibukan kerjanya. (**)

Comments are closed.