Take a fresh look at your lifestyle.

Dua Pasangan Kandidat akan Bertarung di Kongres XI AJI

JAKARTA – Untuk pertama kalinya, Pelaksanaan kongres oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) resmi digelar secara virtual pada Sabtu sampai dengan Minggu (28/2/2021).

Agenda kongres adalah mendengarkan dan membahas Laporan Pertanggungjawaban Pengurus 2017-2021, membahas Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga, Garis Besar Haluan Program (GBHP), Resolusi. Selain itu, Kongres AJI XI juga akan memilih Ketua Umum (ketum) dan Sekretaris Jendral (Sekjen).

Sejauh ini, telah dua pasang kandidat yang memastikan diri untuk bertarung merebut suara dari para delegasi AJI Kota. Dua pasangan itu adalah Calon Ketum dan Calon Sekjen, Revolusi Riza Zulverdi – Dandy Koswaraputra dan Sasmito Madrim – Ika Ningtyas.

Pasangan Sasmito-Ika mendeklarasikan diri pada Ahad malam, 7 Febuari 2021. Sedangkan pasangan Revolusi-Dandy mendeklarasikan diri pada Ahad malam, 21 Februari tahun yang sama.

Revolusi kandidat petahana. Wakil Pemimpin Redaksi CNN Indonesia TV ini adalah Sekretaris Jenderal AJI Periode 2017-2020 yang berpasangan dengan Abdul Manan (ketua umum) dalam Kongres X di Surakarta, 24-27 November 2017.

Kedua pasangan kandidat juga telah memaparkan visi dan misi dalam debat secara virtual pada Kamis 25 Februari 2021 lalu. Perhelatan debat terbuka menorehkan sejarah baru bagi AJI. Sebelumnya, dalam usia 26 tahun, AJI belum pernah mengadakan debat terbuka kandidat di luar dan di dalam arena kongres, mulai kongres pertama (7-8 Oktober 1995) sampai kongres kesepuluh di Surakarta atau Solo.

Rencananya, Pemilihan Ketua Umum dan Sekjen AJI akan digelar pada Minggu 28 Februari 2021 secara virtual.

Sebelumnya, Ketua Panitia Kongres XI AJI, Mustakim mengatakan, meski kongres kali ini digelar secara virtual karena dampak pandemi, tak menyurutkan antusiame peserta. Panitia katanya, menyiapkan platform yang aman dan sesuai kebutuhan kongres. Panitia sudah menyiapkan kongres ini sejak jauh-jauh hari, terutama memastikan semua anggota AJI bisa mengikuti pesta demokrasi tiga tahunan ini.

“Meski digelar secara online saya berharap tidak mengurangi kualitas kongres yang merupakan agenda tertinggi organisasi,” kata Mustakim di Jakarta. (Rls/Rdksi)

Comments are closed.